Deli.suara.com - Media sosial dihebohkan dengan unggahan video di kanal YouTube Gajah Mada TV terkait dengan Ferdy Sambo.
Video tersebut menyebutkan bahwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi divonis hukuman mati oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Video yang berdurasi 8.15 menit ini menggunakan tumbnail dengan narasi "TEPAT MALAM INI! HAKIM AKHIRNYA PUTUSKAN FERDY SAMBO & PUTRI DIHUKUM MATI, FADIL & TITO JD TERLIBAT?"
Di bagian tumbnailnya, terlihat Ferdy Sambo yang tengah mengenakan pakaian tahanan. Presiden Joko Widodo, Kapolri Listyo Sigit Purnomo, Mahfud MD hingga beberapa petinggi Polri.
Cek Fakta
Pemberitaan terkait Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yang divonis hukuman mati merupakan berita palsu atau hoax.
Video yang diunggah di kanal Gajah Mada TV ini berisi informasi yang tidak sesuai dengan judulnya. Hanya berupa potongan-potongan video yang digabungkan menjadi satu video.
Di awal video, terlihat Panglima TNI Andika Perkasa sedang wawancara terkait dengan dugaan laporang penghinaan agama yang dilakukan KSAD Dudung Abdurachman.
Potongan video tersebut berasal dari KOMPASTV, dan tidak ada kaitannya dengan kasus Ferdy Sambo.
Potongan video berikutya menampilkan momen saat orang tua Brigadir Yosua Rosia Hutabarat dan Samuel Hutabarat memberikan keterangan di persidangan pada Selasa, (1/11/2022).
Dilanjutkan dengan potongan video ketika terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi kepada orang tua Yosua.
Di akhir video, terdengar narator perempuan yang sedikit menjelaskan terkait dengan kasus pembunuhan Brigadir Yosua.
Kesimpulan
Sepanjang video tersebut, tidak ada bagian yang memberikan informasi terkait dengan vonis Ferdy Sambo.
Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan kembali akan melanjutkan persidangan pada 3 November 2022.
Pemberitaan terkiat dengan vonis hukuman mati Ferdy Sambo oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan adalah tidak benar alias hoax.
Sumber: suara.com dan Youtube/ Gajah Mada TV.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
57 Persen Galon Guna Ulang Melampaui Batas Pakai, DPR: Masyarakat Jangan Dibodohi Soal Bahaya BPA
-
PTBA Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat, Bidik Dampak Nyata dan Berkelanjutan
-
Transportasi Umum Palembang Dinilai Mundur, Surat Terbuka untuk Ratu Dewa: Kritik Kami Dibungkam
-
Frustasi! Vinicius Jr Buka Suara Usai Kegagalan Brasil di Piala Dunia 2026
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature