Suara Denpasar – Ada lontaran pernyataan yang menarik diungkapan Dedi Mulyadi saat mengemasi sejumlah barang-barang miliknya yang berada di Gedung Kembar.
Itu setelah melihat barang-barang berupa lukisan berada diluar dan ditaruh sembarangan setelah diusir Ambu Anne Ratna Mustika dari Gedung Kembar.
Dedi Mulyadi di Kanal YouTube miliknya tampak memperlihat sejumlah lukisan-lukisan besar dengan nilai estetika tinggi dan berkulatas.
Nyaris semua barang lukisannya adalah tokoh besar nasional hingga tokoh Islam lainnya yang berperan dalam perjuangan bangsa ini.
Salah satu Dedi Mulyadi memperlihatkan lukisan Gusdur, Buya Hamka, Ir. Soekarno dan Jendral TNI Yusuf. Semua barang bagus dan lukisan kok di taruh diluar,” katanya di Kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi dikutip Suara Denpasar Sabtu (3/12/2022)
Yang cukup mengejutkan Dedi Mulyadi sedikit kesal soal lukisan tokoh besar Nahdatul Ulama (NU) KH Hayim Asy’ari berada diluar.
Menyianyiakan ini bohong, ini orang kalau tidak menghargai dan mengerti sejarah, hanya menjadikan NU sebagai sesuatu yang. Udahlah tidak usah diceritakan.
“Jadi kalau gak negerti sejarah. Orang bilang mencintai NU, bilang jamaah NU, orang bilang membutuhkan NU, hanya butuh politik. Tapi yang asli orang mencintai ini (Hasyim Asy’Ari). Kalau tidak mencintai NU gak mencintai Hasyim Asy’ari,” ungkapnya.
“Gimana sih diletak diluar sembarangan saja. Harusnya gak boleh diletakkan sembarangan, Buya Hamka, apalagi kita orang NU gitu,” sambung Dedi Mulyadi.
Apakah orang yang dimaksud oleh Dedi Mulyadi yang tidak mengerti sejarah itu adalah Ambu Anne Ratna. Mengingat Ambu Anne Ratna yang mengusir Dedi Mulyadi dari gedung kembar, sehingga menaruh sejumlah barang miliknya diluar gedung kembar.
Apalagi Ambu Anne Ratna merupakan Kader Nahdatul Ulama (NU) Purwakarta. Disamping itu Ambu Anne Ratna sangat dekat dengan Ketua PCNU Purwakarta Bahir Muklis. Bahkan Ambu Anne Ratna menyebut Bahir Muklis sebagai guru ngajinya.
"Gedung ini saya titip ya Mang Yayan, jaga kebersihanannya, karena gedung ini sangat berjasa bagi Purwakarta. Puwakarta seperti ini banyak jasa besar dari gedung ini," pungkasnya. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
57 Persen Galon Guna Ulang Melampaui Batas Pakai, DPR: Masyarakat Jangan Dibodohi Soal Bahaya BPA
-
PTBA Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat, Bidik Dampak Nyata dan Berkelanjutan
-
Transportasi Umum Palembang Dinilai Mundur, Surat Terbuka untuk Ratu Dewa: Kritik Kami Dibungkam
-
Frustasi! Vinicius Jr Buka Suara Usai Kegagalan Brasil di Piala Dunia 2026
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature