Suara Denpasar - Anggota DPD RI Provinsi Bali Arya Werdakarna alias AWK memberikan tanggapan atas rencana Gubernur Bali Wayan Koster melarang wisatawan asing mengendarai kendaraan di Bali dan mencabut visa on arrival (VoA) bagi warga negara Rusia dan Ukraina agar tidak ke Bali.
Dapat dipahami bahwa sebagai Gubernur Bali, Koster tentu gerah dengan tingkah ngeleneh warga negara Rusia dan Ukraina yang tidak tertib berlalulintas di Bali. Namun demikian, kebijakan yang akan diambil harus hati-hati agar tidak merugikan Bali sendiri.
Untuk itu, Senator Bali AWK mengirim 'surat cinta' ke Wayan Koster berupa beberapa saran yang membangun. Saran dari AWK tersebut bisa dipakai sebagai win-win solution atau jalan tengah yang menguntungkan semua pihak. Berikut beberapa saran dari AWK untuk Wayan Koster.
1. Tentang Larangan WNA Bawa Motor di Bali.
AWK mengatakan hal ini tentunya berseberangan dengan hukum. Mengingat kata dia, dalam Undang-Undang Lalu Lintas baik di Indonesia maupun di luar negeri sudah di atur bahwa warga negara asing boleh mengendarai kendaraan di negara yang dikunjungi. Asalkan memenuhi syarat, salah satunya adalah SIM Internasional.
Dia menilai melarang WNA mengendarai kendaraan terutama mengendarai sepeda motor untuk mengatasi ketidaktertiban WNA berlalulintas di Bali bukan merupakan solusi yang tepat. Yang tepat menurutnya adalah rapikan sistem.
"Jadi lebih baik menurut tiang (saya) rapikan dulu sistemnya, misalkan izin dari rental-rental kendaraan itu, dikasih tau etika bermotor di Bali melalui rental-rental tersebut. Dan setiap WNA yang ingin rental motor harus ditunjukkan dulu SIM Internasionalnya.
Maka buat tiang (saya) ya gak usah pakai kebijakan yang begitu, kita rapikan saja sistemnya," katanya saat ditemui di Kantor DPD RI Bali, Jum'at (17/3/2023).
2. Tentang Usulan Pencabutan visa on arrival (VoA) bagi warga negara Rusia dan Ukraina.
Beberapa waktu yang lalu, Gubernur Bali Wayan Koster mengaku telah mengirimkan surat kepada Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI untuk mencabut visa on arrival (VoA) bagi WNA Rusia dan Ukraina.
Menanggapi itu, AWK mengatakan tidak semudah yang dibayangkan Koster. Dia menjelaskan apabila visa itu dicabut maka tidak hanya berlaku untuk Bali saja tetapi berlaku untuk seluruh Indonesia. Karena visa berlaku untuk negara bukan Provinsi. Selain itu urusan visa adalah urusan kepala negara, bukan urusan Kementerian.
Menurut AWK, apabila Bali ingin mencabut visa Rusia dan Ukraina, maka Bali akan mendapat perlawanan dari Provinsi lain yang berkepentingan dengan turis atau investor asal Rusia dan Ukraina.
3. Jelang Paripurna Masa Jabatan Koster
AWK menyarankan agar di sisa jabatannya sebagai Gubernur, Koster harus segera menyiiapkan proses transisi jabatan yang baik kepada PJ Gubernur dalam 6 bulan terakhir ini.
"Misalkan tentang politik anggaran, politik kebijakan. Ya tentu kita belum tahu siapa yang akan menjadi PJ Gubernur, tetapi sebenarnya sudah harus disiapkan.
Berita Terkait
-
AWK Tarik Kasus Unud ke Ranah Politik, Made "Ariel" Suardana Nilai Dangkal, Tendesius, dan Kontroversial
-
Koster Usulkan Pencabutan VoA Turis Rusia dan Ukraina, AWK: Saya Ketawa Aja, DPD RI Bali Akan Gagalkan
-
AWK Tentang Rencana Koster Larang WNA Bawa Motor di Bali: Gak Usah, Rapikan saja Sistemnya
-
Warga Bali Marah Lapangan Pekerjaan Direbut Orang Rusia dan Ukraina, Kementerian Turun Tangan?
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Ribuan Ekstasi dari Jaringan Malaysia Dimusnahkan di Kalbar, Dua Pria Terancam Hukuman Mati
-
Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Cara Baru Traveling: Mengapa AI Kini Jadi Travel Agent Pribadi Anda?
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun
-
Tuai Pujian, Aksi Inul Daratista Ikut Nyanyi Bareng Pengamen di Stasiun
-
Peluang Eks-Santri Ndholo Kusumo Ditampung di Sekolah Rakyat? Begini Penjelasan Mensos
-
Drama Spring Fever, Drama Romcom yang Memberikan Banyak Pelajaran Kehidupan
-
Stylish buat Traveling, Intip 4 Ide OOTD Warna Hitam ala Kazuha LE SSERAFIM