Suara Denpasar - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Denpasar menyoroti sejumlah kaidah Jurnalistik yang sudah krisis. Salah satunya adalah independensi media.
AJI Denpasar menilai tanggungjawab jurnalis terhadap publik semakin merosot. Hal tersebut karena banyak media menjalin kerja sama dengan banyak instansi pemerintahan sehingga tidak seimbang dalam pemberitaan.
Bahkan fungsi media sebagai mitra kritis pemerintah pun menjadi pudar akibat terlalu bergantung pada kerja sama atau iklan dari instansi-instansi yang diajak kerja sama.
AJI Denpasar menilai, saat ini media semakin banyak, tetapi justru hilang kekritisan dari media itu sendiri.
Untuk persoalan itu, AJI Denpasar mengajak agar media tetap menjaga sikap kritis jurnalis dan independensi media.
Hal tersebut dibicarakan dalam diskusi dengan tema "Tetap Kritis di Masa Krisis" dalam rangka memperingati hari kebebasan pers dunia, di Kubu Kopi jalan Hayam Wuruk, Renon, Denpasar, Bali, Kamis (11/5/2023).
Luh De Suryani dari AJI pusat sebagai salah satu pemantik diskusi dalam diskusi tersebut mengatakan bahwa peran media sebagai kontrol sosial menjadi pudar karena media sudah dijadikan bisnis.
Ketergantungan itu membuat efektivitas media tidak lentur karena hal kerja sama. Akibatnya masyarakat justru mengetahui informasi dari media sosial.
"Terjadi krisis kaidah jurnalistik, karena ketergantungan media pada kerja sama atau iklan," jelasnya.
Luh De mengatakan, tidak bisa dinafikan bahwa media memang membutuhkan anggaran untuk operasional dan keberlangsungan media tersebut.
Dan tidak salah jika media tersebut menjalin kerja sama dengan suatu instansi, tapi harus diatur agar kekritisan dari media tersebut tidak hilang.
Terutama kalau media tersebut menjalin kerja sama dengan instansi pemerintah dan mendapatkan anggaran dari APBD instansi pemerintah terkait. Menurut Luh De, hal tersebut bisa sangat melemahkan fungsi media sebagai pengontrol sosial.
"Ada dua jawaban, bahwa media yang sangat tergantung jelas dia melemahkan fungsi sosial medianya, tapi kalau yang tidak terlalu tergantung masih bisa dia independen," imbuhnya.(*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Miris, Jurnalis Ini Ungkap Pengalaman Terjebak Perang di Sudan
-
Thomas Doll Tak Peduli Rekor Buruk Kontra Persebaya Surabaya, Ingin Persija Jakarta Rasakan Tekanan: Sisanya Biarkan Jurnalis Menilai
-
Aksi Jalan Mundur, Aliansi Jurnalis Independen Denpasar Tolak Pasal Bermasalah di RKUHP
-
IJTI Bali dan AJI Denpasar Salurkan Bantuan ke Korban Banjir di Jembrana, Warga Masih Membutuhkan
-
AJIGelar Pelatihan Kesetaraan Gender dan Keselamatan Kerja untuk Jurnalis di Bali
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!
-
Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung
-
Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru
-
Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek
-
Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi
-
Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya
-
Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi
-
Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang
-
Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO
-
Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21