Suara Denpasar - Orang Jawa Barat wajib tahu puisi yang dibuat oleh Dedi Mulyadi. Sebab, Kang Dedi Mulyadi menyebut Jawa Barat sebagai ibu kandung yang melahirkannya sehingga wajib untuk dijaga dan dirawat.
Puisi tanpa judul itu mengisahkan tentang pelarian seseorang dari satu tempat ke tempat yang lain. Sampai pada akhirnya dia harus kembali kepada ibu kandung yang diibaratkannya kepada Jawa Barat.
Puisi itu diucapkan Kang Dedi Mulyadi tanpa teks. Mungkin juga tanpa dipikirkan terlebih dahulu. Terucap begitu saja dan mengalir apa adanya.
Hal tersebut dapat dilihat dari postingan video di Instagram Kang Dedi Mulyadi saat mengucapkan puisi tersebut. Terdengar teduh dan diucapkannya dari hati.
Berikut puisi Kang Dedi Mulyadi, dikutip Suara Denpasar pada, Senin, (29/5/2023).
"Jawa Barat itu tanah impian, ibu kandung yang melahirkanku. Dari tempat ini saripati tanah, air udara dan panasnya matahari.
Aku tercipta melalui rahim ibuku. Maka karena ini adalah ibu kandungku, aku mencintaimu.
Aku tak akan memperlakukanmu seperti istri pertama yang kemudian lari pada istri kedua. Ketika istri kedua gagal maka lari lagi ke istri pertama atau lari lagi ke istri ketiga setelah gagal balik lagi ke istri pertama.
Aku tidak akan menghinakanmu yang dianggap tempat pelarian ketika aku gagal menemui istri kedua dan istri ketiga.
Baca Juga: Daftar 4 Pemain yang Telah Keluar dari Persib Bandung, 2 Ditampung PSIS Semarang
Apapun yang terjadi adalah ibu kandung, kamu adalah tujuan hidupku, kamu ingin aku rawat, ingin aku jaga, bahkan bahasa kamu terlalu kasar untukmu.
Ibu ku tanah Jawa Barat, aku mencintaimu. Ibu bukan istri, dia tempat aku berasal dan aku kembali," (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Soal Dicalonkan Sebagai Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi: Balik ke Istri Pertama
-
Bupati Purwakarta Anne Ratna Unggah Foto Bareng Nyi Hyang, Dedi Mulyadi Bahas soal Istri Kedua, 'Aku akan menghormatimu...'
-
Gimana Hak Asuh Anak, Nyi Hyang Sukma usai Dedi Mulyadi dan Ambu Anne Resmi Cerai? Ternyata...
-
Kang Dedi, Joged-joged dan Hibur Pejabat, Dana Infrastruktur Desa Bisa Habis
-
Kang Dedi: Ngobrol Kumpul Kebo Semangat, Kuwu Edan sampai Ketiduran di Mobil
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
MKBD Tembus Rp 1 Triliun, KISI Perkuat Fundamental di Tengah Persaingan Sekuritas
-
Alasan Eks Asisten STY di Timnas Indonesia Pilih Gabung Klub Zona Degradasi Super League
-
Rezeki Nomplok di Depan Mata, 3 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan Besar di 2026
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Jangan Kehabisan! Penukaran Uang Baru BI Mulai Besok, Wajib Daftar Online Dulu
-
Tiffany Young dan Byun Yo Han Resmi Menikah, Isu Hamil Duluan Mencuat
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Krisis Batu Bara Ancam PLTU, Pasokan Listrik Aman?
-
Hasil Undian 16 Besar Liga Eropa: Calvin Verdonk Cs Hadapi Tim yang Diperkuat Bek Keturunan