Suara Denpasar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali telah mengirimkan 3 nama ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai calon penjabat (Pj) Gubernur Bali.
Ketiga nama yang dipilih tersebut diantaranya Sekretaris Daerah Bali Dewa Made Indra, Staf Khusus Bidang Keamanan dan Hukum Menteri Dalam Negeri Irjen Sang Made Mahendra Jaya, dan Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas Ervan Maksum.
Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama mengungkapkan alasan kenapa Ervan Maksum yang merupakan birokrat pusat tersebut masuk dalam kandidat calon Pj Gubernur Bali.
Menurut Adi, Bali ingin menunjukkan diri sebagai pulau yang nasionalis yang tidak eksklusif melainkan sebagai pulau yang terbuka. Jadi tidak harus putra daerah. Selagi searah dengan konsep pembangunan Bali.
"Karena pemerintah Bali terbuka jadi kita tidak putuskan harus Pejabat Bali jadi kawan lain pun dimasukan," jelas Adi di Kantor DPRD Provinsi Bali.
Selain itu Adi menjelaskan, Ervan Maksum memenuhi syarat sebagai calon Pj Gubernur Bali yaitu sebagai pejabat eselon satu di pemerintahan.
Sementara terkait masuknya Ervan Maksum dalam daftar calon Pj Gubernur Bali tersebut, Wayan Koster mengaku tidak masalah. Sebab menurutnya penunjukan 3 nama itu sudah berdasarkan pertimbangan matang di DPRD Bali. Jadi siapapun yang akan ditunjuk oke saja katanya.
"Oke saja yang mana diputuskan oleh Presiden kita akan melaksanakan (serah terima jabatan). Kan saya berakhirnya 5 September (2023), mungkin awal september sudah keluar (Pj Gubernur Bali). Doakan ya supaya lancar," ujar Koster. (Rizal/*)
Baca Juga: Perbandingan Stadion Jakabaring dan JIS Sebagai Venue Piala Dunia U-17
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
Klub Justin Hubner Jadi Musuh Perdana Maarten Paes!
-
Nasib Tambang Emas Martabe Diumumkan Pekan Depan
-
Federico Barba: Persib Bakal Comeback dari Ratchaburi FC!
-
KB Bank dan Solusi Sinergi Digital Kerja Sama untuk Akselerasi Proyek Internet Rakyat
-
Wapres Gibran Dorong Percepatan RUU Perampasan Aset untuk Miskinkan Koruptor
-
Aroma Karsa: Perpaduan Epik Industri Parfum dan Mitologi Jawa
-
3 Opsi Man City Tanpa Erling Haaland Lawan Salford di Piala FA, Guardiola Pakai yang Mana?
-
Pendataan Masyarakat Miskin Door to Door Sudah Tak Relevan
-
Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
-
Di Hadapan Prabowo, Airlangga: 2 Tahun Lagi Indonesia Lepas Landas ke Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen