Suara Denpasar - Putra Raja Denpasar Anak Agung Ngurah Mayun Wiraningrat atau biasa disapa Turah Mayun siap menghadapi proses hukum sesuai dengan Laporan Made "Ariel" Suardana.
Di mana, dia dilaporkan terkait dugaan pennyegelan, premanisme, dan pemerasan buntut kasus lahan di Kantor Lembaga Advokasi Bantuan Hukum Indonesia (LABHI) Bali di Blok 1 C, Jalan Badak Agung, Denpasar.
Kepada wartawan, Senin (21/8/2023) Turah Mayun kembali menegaskan apa yang dituduhkan terhadap dirinya tidak benar.
"Penyegalan, membawa premanisme, pemerasan. Itu pegawai saya dan bukan preman.
Gajinya ada di Pak Inti laporannya," papar dia. Dia mengaku sedikit terpancing emosi karena kasus ini dikaitkan dengan Pelebon Sang Ayahanda.
"Saya pikir itu pelecehan, kok sepertinya dia paling mampu dan punya uang banyak. Seakan kita nggak mampu. Ini pelecehan banget buat keluarga besar saya," imbuhnya.
Pihak keluarga besarnya sendiri yang berprofesi sebagai pengacara sempat meminta Turah Mayun untuk melapor balik.
Sebab, inti dari persoalan tersebut adalah dirinya meminta bukti kinerja dari Ariel Suardana selama menjadi pengacara. "Saya malas menjadi pelapor, pengecut. Nyari ini, nyari itu. Ceritanya dia saja," tukasnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh pengelola Badak Agung yakni Pak Inti. "Padahal yang kita minta selembar kertas saya, bukti pekerjaan dia," tambahnya.
Baca Juga: Unsur Pidana Terpenuhi, Siap-siap Polisi Umumkan Tersangka Penyegelan Kantor LABHI Bali
"Kalau terbukti kita akan hadapi. Kan ada tahapan berikutnya, tahapan berikutnya masih panjang. Dengan penetapan tersangka, kan bukan berarti seseorang itu salah," pungkasnya. Rovin/Zal
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Harga Emas Naik Semua di Pegadaian, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ong Seong Wu Perpanjang Kontrak Fantagio, Ingin Capai Banyak Hal Bersama
-
BRI Targetkan Rp8 Triliun Penyaluran Kredit Perumahan Tahun 2026
-
Soal Pembangunan Gedung MUI di Bundaran HI, Golkar: Itu Kebutuhan Strategis, Bukan Kemewahan
-
Literasi Keuangan Dimulai dari Rumah: Membangun Kebiasaan Finansial Anak Sejak Dini
-
Warung Mekar Jaya, Menikmati Gurihnya Nasi Genjes Khas Kota Malang
-
Efek Runner Up Piala Asia, 10 Klub Top Eropa Lirik Pemain Timnas Futsal Indonesia
-
Lawan Ratchaburi, Layvin Kurzawa Targetkan Menang dan Tidak Kebobolan
-
Persiapan Gentengisasi, Menteri PKP Bakal Temui Pengusaha Genteng di Majalengka