Suara Denpasar – Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Muhammad Jusuf Kalla memparkan bahwa penyerangan tentara Israel kepada Palestina bukan masalah perang antaragama semata.
"Krisis Palestina dan Israel ini bukan lagi perang antaragama, melainkan sepenuhnya merupakan perjuangan untuk mempertahankan hak-hak kemanusiaan serta kemerdekaan bagi rakyat Palestina," ungkap Jusuf Kalla, dikutip Suara Denpasar dari ANTARA pada Rabu, 1 November 2023.
Dirinya juga menyatakan bahwa bagi pejuang Palestina yang gugur ketika berperang melawan Israel, merupakan seorang syahid dan termasuk golongan terhormat.
"Orang-orang yang mati syahid ini tidak perlu lagi dilakukan prosesi salat ghaib," sambungnya.
Selain itu, Jusuf Kalla berpesan untuk melakukan Qunut Nazilah. Karena diharapkan Allah SWT memberikan hukuman yang sesuai dengan kejahatan kemanusiaan yang telah dilakukan.
"Menyusul kondisi terkini di Palestina akibat tindakan tanpa perikemanusiaan dari Israel terhadap Palestina maka Dewan Masjid Indonesia menyerukan kepada seluruh umat Islam, utamanya pada pelaksanaan salat Jumat (3/11/2023), untuk melakukan Qunut Nazilah," lanjutnya.
Diketahui, kondisi Gaza hingga hari ini, sangat memprihatinkan. Serangan masih terus dilancarkan oleh tentara Israel dengan membombardir sejumlah wilayah di Gaza.
Selain itu, penyerangan tersebut juga berdampak pada matinya generator utama RS Indonesia yang digerakkan oleh sukarelawan MER-C.
Sehingga, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi tengah mengupayakan agar persediaan bahan bakar bisa segera tembus ke Gaza. (*/Dinda)
Baca Juga: Kutuk Serangan di Gaza, Jokowi Pastikan Bantuan Kemanusiaan Akan Dikirim Pekan Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Terlalu Kocak, Benedictus Siregar Bikin Fatih Unru Sulit Fokus Syuting Gudang Merica