Suara Denpasar- Stunting masih menjadi musuh yang hingga kini diperangi oleh seluruh lapisan masyarakat bersama pemerintah.
Hal tersebut, demi menyiapkan generasi muda Indonesia agar benar-benar bisa menjadi generasi emas di masa mendatang.
Salah satu wujud nyata pemerintah dalam memerangi stunting, datang dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan.
Pada Selasa, (21/11/2023), Rai Wahyuni selaku Ketua Forikan sekaligus Bunda Asuh Stunting Kabupaten Tabanan menggelar program “Gemar Makan Ikan” untuk menekan stunting Kabupaten Tabanan yang masih bertengger di angka 8,2 persen.
Dalam program tersebut, Rai Wahyuni juga memberikan berbagai edukasi positif untuk memperkuat penanganan stunting di Kabupaten Tabanan.
Dilansir dari Instagram resmi Pemkab Tabanan @prokopimtabanan, program yang dilaksanakan di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan itu diketahui melibatkan 530 siswa.
Bunda Asuh Stunting Kabupaten Tabanan itu menilai, program tersebut merupakan langkah awal untuk memastikan anak-anak bebas stunting dan mendapatkan nutrisi yang cukup bagi pertumbuhan dan perkembangan tubuh mereka.
"Tentu stunting ini harus menjadi fokus kita, mengingat masih ada 8,2 persen anak-anak yang mengalami stunting di seluruh Kabupaten Tabanan. Saya menilai peningkatan konsumsi ikan ini merupakan langkah awal untuk memastikan anak-anak kita bebas stunting," kata Rai Wahyuni dilansir dari Antara pada Rabu, (22/11/2023).
Rai Wahyuni juga tidak lupa menyampaikan pesak kepada orang tua untuk mulai memasukan ikan ke dalam menu makanan sehari-hari. Ia pun juga meminta peran aktif guru untuk ikut memantau pola makan anak di sekolah.
Baca Juga: Gubernur NTT Viktor Laiskodat Meminta Kades Makan Kelor dan Tes Sperma untuk Cegah Anak Stunting
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kabupaten Tabanan yang turut hadir dalam acara tersebut juga mengatakan, akan meminta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Tabanan untuk turut berkontribusi sebagai bapak/ibu asuh dengan memberikan donasi dalam bentuk paket makanan sehat berisi ikan seharga minimal Rp. 150.000, yang akan dilakukan selama enam bulan kedepan. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
Ditentukan Malam Ini: Hitung-hitungan Emil Audero dan Cremonese Lolos Degradasi Serie A
-
Kudus dan Malang Lahirkan Juara Baru, Coach Timo Kantongi Nama Calon Pemain untuk MLSC All-Star
-
Polisi Patroli Skala Besar Antisipasi Begal Hingga Tawuran
-
Hati-hati! Polisi Ungkap Sindikat Haji Ilegal dengan Tarif Rp300 Juta, Begini Modusnya
-
'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel
-
Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi
-
Teuku Ryan Kewalahan Perankan Pengacara Narsis dan Bermuka Dua di Istiqomah Cinta
-
Jadwal Puasa Arafah 2026: Jangan Lewatkan Waktu Mustajab Berdoa, Dosa 2 Tahun Dihapus