- Seorang siswi SMP di Tegal Alur diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh pelaku pada Selasa, 7 April 2026.
- Polsek Kalideres tengah mendalami kasus tersebut karena terdapat perbedaan keterangan antara media sosial dan hasil lapangan.
- Orang tua korban tidak mengajukan laporan polisi karena telah mencapai kesepakatan damai dengan pelaku pada hari kejadian.
Suara.com - Seorang siswi SMP di kawasan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, diduga menjadi korban pelecehan seksual usai pulang sekolah, pada Selasa (7/4/2026) lalu.
Peristiwa itu viral usai diunggah di media sosial. Salah satu akun yang mengunggahnya yakni Instagram @jakbar***al.
Usai melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri, namun berhasil tertangkap usai dilakukan pengejaran.
Dalam video yang diunggah, para siswa yang geram langsung mencoba mengeroyok pelaku namun hal itu bisa dicegah oleh satpam sekolah.
Sementara itu, Kapolsek Kalideres, Kompol Rihold Sihotang mengatakan, saat ini penyidik masih melakukan pendalaman terkait peristiwa ini.
Sebab, narasi yang beredar di sosial media dan temuan di lapangan berbeda. Sebabnya pihak kepolisian masih melakukan pendalaman.
“Lagi kita lidik dan dalami dulu kronologisnya. Nanti ya, ami dalami dulu kronologis nya, karena kronologis nya bukan begitu (beda dengan di sosmed),” kata Rihold, saat dikonfirmasi awak media, Kamis (9/4/2026).
Dari hasil ungkapan di sosial media, disebut korban dilecehkan dengan cara dipegang bagian payudaranya. Namun, kata Rihold, korban mengaku tidak dipegang di bagian payudara.
“Pengakuan anaknya gak ada pegang,” katanya.
Baca Juga: Mahasiswi Korban Pelecehan di Pagar Alam Jadi Tersangka, Banjir Kecaman: Mantap Sekali Negara Kita!
Rihold juga mengaku, hingga saat ini orang tua korban tidak membuat laporan polisi atas peristiwa ini. Sebab, antara pelaku dan orang tua korban mengaku telah berdamai.
“Ayah korban gak mau buat laporan dan mereka berdamai di hari yang sama. Makanya kita mau dalami dulu bagaimana kronologisnya,” tandas Rihold.
Berita Terkait
-
Mahasiswi Korban Pelecehan di Pagar Alam Jadi Tersangka, Banjir Kecaman: Mantap Sekali Negara Kita!
-
Marak Pelecehan di Transportasi Online, Polda Metro Jaya Imbau Warga Terapkan Jurus 'BERANI'
-
Driver Online Cabuli Penumpang di Jakarta Pusat, Pelaku Positif Sabu
-
Horor Penumpang Taksi Online di Harmoni: Dilecehkan Sopir 'Nyabu' hingga Aksi Berani Korban Melawan
-
Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
-
Buntut Penjemputan Paksa Putri Ahmad Bahar, Komisi III Desak Usut Dugaan Intimidasi di Markas GRIB
-
Lukman Hakim Singgung Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi': Balas dengan Karya, Bukan Represif
-
Bongkar Horor Penjara Israel, Maimon Herawati: Relawan Disiksa, Dokter Tewas Diperkosa
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel