Depok.suara.com - Desa Lagetang menjadi sorotan di media sosial Tiktok karena disebut menghilang dalam satu malam. Bukan hanya menghilang tapi juga mengubur 450 warganya dan hingga kini tidak ditemukan.
Dilihat dari akun video Tiktok @Bangmul, diceritakan tragedi ini terjadi pada tahun 1955 tepatnya pada 17 april. Di mana ada sebuah desa yang hilang betul-betul bersama warganya.
"Rumahnya hilang ditelan bumi sampai sekarang belum ditemukan," ucapnya.
Disebutkan olehnya awalnya Desa Legetang adalah desa yang sangat makmur. Yang terletak di Dieng Jawa Tengah.
"Pada mulanya desa ini sangat makmur ekonominya sangat melimpah panennya melimpah ruah," jelasnya.
Tetapi desa ini ternyata terkenal sebagai tempat perjudian dan benar-benar banyak aksi maksiat. Sementara itu setiap malam ada kegiatan seni yang tak jarang menimbulkan konflik dan tindakan yang kurang terhormat.
Namun kejadian nahas itu terjadi pada
pukul 11 malem. Desa-desa tetangga mendengar suara gemuruh yang sangat besar.
"Ketika itu di kawasan Dieng hujan sangat lebat. Tetapi saat itu penerangan tidak seperti sekarang. Tetangga jadi tidak berani untuk menengok," jelasnya.
Warga lantas menunggu pagi namun saat pagi datang desa Legetang sudah rata dengan tanah. 450 orang terkubur hidup-hidup di dalam tanah.
Baca Juga: Jelang Penutupan, Rakernas III PDIP Diisi Penyampaian Rekomendasi Eksternal dan Pidato Megawati
Bahkan rumah nya terpendam hidup-hidup. Kecanggihan teknologi tidak seperti sekarang jadi terpaksa warga dan rumahnya terkubur dan tak bisa dikeluarkan.
Padahal menurut Bang Mul, desa itu terletak jauh dari gunung pengamun-amun yang memendam Desa Lagetang. Jadi gunung ini disediakan parit bila terjadi longsor.
Jadi bila longsoran terjadi akan tertahan parit. Tapi longsoran gunung pengamun-amun ini seperti melompat.
"Karena parit ini tidak terkena longsoran. Justru Desa Lagetang yang jauh malah kena," ucapnya.
Berita Terkait
-
Tes Kepribadian: Apakah Anda Orang yang Manipulatif? Hal Pertama yang Anda Lihat akan Mengungkapnya!
-
Nikita Willy Gregetan Indra Priawan Bisa-bisanya Tidak Kenal Rizky Billar, Publik: Orang Kaya Sibuk Mbak
-
Inge Anugrah Merasa Lelah dalam Pernikahan, Ari Wibowo Malah Bilang: Aku Udah Umur Segini, Gak Bisa Berubah
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan