Depok.suara.com - Isu viral yang menyeret food vlogger Farida Nurhan tengah menjadi perhatian warganet.
Ketegangan yang awalnya bermula dari review influencer Codeblue dengan warung Nyak Kopsah itu kini berbuntut panjang.
Farida yang disebut-sebut sebagai senior di ranah reviewer FnB (Food and Beverage) dituduh melakukan doxing dengan menyingkap identitas hingga menjatuhkan sosok Codeblue di media sosial.
Pasca dicemarkan, Codeblue yang kini diketahui memiliki nama William Anderson tidak terima dan melanjutkan kasus tersebut ke jalur hukum.
Sementara itu, sosok Farida kini terus disoroti bukan hanya soal perkara dengan Codeblue, namun perihal tabiatnya.
Farida yang ikut campur dengan polemik Warung Nyak Kopsah awalnya berniat membela restoran milik Bang Madun tersebut dan menilai apa yang dilakukan Codeblue kelewatan.
Namun, caranya untuk menyinggung Codeblue kini menjadikannya pihak yang dianggap bersalah.
Sosok yang akrab disapa Omay itu ternyata pernah melakukan review serupa dengan apa yang dilakukan Codeblue.
Dilansir dari akun tiktok @priambudi299 (25/9/23), Omay di masa lalu merupakan reviewers makanan dengan tipikal lugas.
Baca Juga: Fuji Geram Urusan Asmara Dikaitkan dengan Beberapa Cowok, Contohnya Asnawi: Kalian Nggak Ada Hak!
Maia Estianty yang pernah memiliki brand makanan bernama "Al El Dul Snack" sempat menjadi korban review julit Farida Nurhan beberapa waktu lalu.
Omay yang kala itu nampak belum menjalani praktek operasi wajah, terlihat berbeda dengan penampilannya sekarang.
Bersama anaknya, Farida menyampaikan penilaian-penilaian yang cenderung kejam pada produk Maia itu.
"Rasanya standar, tidak setimpal dengan harganya yang 95, dan penciptanya yang ganteng-ganteng itu, kayaknya bukan Al El Dul deh yang buat ini, kayaknya orang lain hanya pakai namanya mereka, karena kalau Al El dan Dul yang buat, itu pasti enak, kan keluarga perfeksionis kan setauku," jelas Omay.
"Biarin, biarpun aku didatengin sama Ahmad Dhani, Al El dan Dul, nggak mau tau!" tambah Farida Nurhan.
Tayangan tersebut pun lantas membuat warganet kian menjuliti tabiat Farida yang teryata sejak beberapa tahun lalu punya gaya review yang julit.
"katanya ga boleh jatuhin usaha org lain," tandas seorang netizen.
"Pentingnya rendah diri ketika udah sukses karna kalau udah lupa diri bakal di ingetin sama Yang Di Atas," saut netizen lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Kasus Sutrimo Jadi Ujian Negara, Koalisi Sipil Desak Usut Tuntas Kaitan dengan Eks Jampidsus
-
Rio Fahmi Yakin Persija Berkembang Usai Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026
-
Tito Mohon-mohon ke Purbaya Minta Cairkan Tambahan Anggaran Rp 6 T buat Pemulihan Sumatra
-
Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Industri Kreatif Bergeser, Strategi Kampanye Tak Lagi Cukup
-
Ekonom UGM Endus Pola Penggusuran 'Orang Jokowi' di Balik Mundurnya Gubernur BI
-
RI Lobi AS Agar Sawit Bebas Tarif Section 301, Airlangga: Kami Minta Dikecualikan
-
KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan
-
Teka-teki Kematian Sutrimo, DPR Minta Polisi Tak Sisakan Spekulasi