Suara.com - Musisi Fariz Rustam Manaf mengeluh ditempatkan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang, Jakarta Timur, sejak 17 Februari 2014 lalu. Terdakwa kasus narkoba itu sebelumnya ditempatkan di tempat rehabilitasi di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
"Di sana (LP Cipinang) tidak ada kegiatan apapun setiap harinya, tidur saja. Saya merasa semakin lama di rutan, saya jadi merasa tidak bermanfaat," kata Fariz kepada media usai menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (18/3/2015).
Pelantun Sakura dan Barcelona itu juga merasa kesehatannya tak berangsur membaik. Untuk itu, dia meminta agar majelis hakim mengabulkan permohonannya agar ditempatkan kembali di panti rehabilitasi selama persidangan berlangsung.
"Bahkan untuk pemulihan susah (di rutan). Dan kalau saya sampai dihukum, saya berharap ditempatkan di tempat yang layak," ujar dia.
Pada sidang sebelumnya, Jaksa mendakwa Fariz dengan Pasal 111 Ayat 1, Pasal 112 ayat 1, Pasal 127 ayat 1 huruf (a), Undang-undang No.35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancamannya hukuman penjara lebih dari lima tahun.
Kuasa hukum Fariz dalam persidangan juga sudah menyampaikan eksepsi atau nota keberatan atas dakwaan Jaksa. Fariz memohon kepada majelis hakim agar menempatkan kembali ke panti rehabilitasi.
Fariz ditangkap pertama kalinya kasus penggunaan ganja sebanyak 1,5 linting pada 28 Oktober 2007 lalu. Saat itu ia divonis 8 bulan penjara.
Pada 6 Januari 2015, Fariz kembali ditangkap di rumahnya di Jalan Camar Nomor 11 Blok BE Bintaro, Tangerang Selatan, Selasa (6/1) jam 2 dini hari. Ia ditangkap bersama barang bukti ganja dan satu paket heroin.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Mahasiswa Kepergok Ciuman Sesama Jenis di PNJ, Sang Ayah Datang Minta Maaf hingga Bersujud
-
Ibu Adhisty Zara Curahkan Perasaan Setelah Anaknya Menikah dengan Tsaqib
-
Warga Depok Harus Bangga, Studio Ilustrasi di Sana Garap Poster Lagu Baru Ariana Grande
-
Bantah Tudingan Pengacara Ruben Onsu, Sarwendah Buktikan Tidak Gila Harta
-
Lirik Lagu Iqro' Karya Raim Laode: Tamparan Keras Agar Manusia Tak Sombong di Dunia
-
American Gangster: Kisah Nyata Raja Heroin Frank Lucas yang Masih Eksis di Netflix
-
Pernah Promosikan Hanania Travel, Keanu Agl hingga Dara Arafah Berpotensi Dipanggil Polisi
-
Taktik Penyadapan FBI Guncang Sejarah Kriminal AS, Fokus Utama Dokumenter Fear City di Netflix
-
Mata Batin 2: Teror Arwah Darmah dan Rahasia Kelam di Panti Asuhan, Malam Ini di ANTV
-
Rambo: Last Blood: John Rambo Hadapi Kartel Narkoba Mematikan, Malam Ini di Trans TV