Suara.com - Musisi kenamaan Inggris, Susheela Raman dan gitaris Sam Milis berkolaborasi dengan empat musisi tradisional Indonesia dari Institut Seni Indonesia (ISI), Surakarta di Solo.
Keempat musisi tersebut adalah Maestro Gondrong Gunarto, Agus Prasetyo, Angger Widhi Asmara dan Rano Prasetyo serta musisi tradisional lainnya dari India.
Selama kurang lebih satu minggu para musisi dari negara dan latar belakang musik yang berbeda melakukan proses eksplorasi di salah satu sudut kota London, memadukan elemen-elemen musik tradisional Indonesia dan India dengan musik modern Inggris, demikian Minister Counsellor KBRI London Thomas Siregar, Selasa (24/1/2017).
Susheela Raman yang berkecimpung dalam berbagai genre musik di antaranya jaz, blues, folk dan trance (masuk nominasi 2006 BBC World Music Awards) dan melakukan tur musik di berbagai belahan dunia menyatakan begitu
terpesona dengan gamelan Indonesia sejak kunjungannya ke Indonesia beberapa waktu lalu.
Pertemuannya dengan maestro gamelan Gondrong Gunarto memunculkan gagasan untuk menggarap kolaborasi musik yang menampilkan gamelan secara kontemporer.
Minister Counsellor KBRI London Thomas Siregar menyebutkan gamelan bukanlah musik yang asing di Inggris mengingat di negara ini terdapat tidak kurang dari 150 kelompok gamelan yang tersebar di berbagai institusi pendidikan dan komunitas seni lainnya. Penampilan gamelan Indonesia yang dipadukan dengan alat petik gitar dan cello dari Inggris serta tabla dari India tentunya akan menyuguhkan sajian kolaborasi musik yang sangat menarik bagi pecinta seni musik di Inggris.
KBRI London sangat mengapresiasi dan mendukung kolaborasi musisi tiga negara ini yang secara khusus mempromosikan seni musik tradisional Indonesia sehingga dapat lebih dikenal dan diterima pecinta musik di Inggris. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat tercipta kerjasama dalam pengembangan seni dan budaya antara Inggris dan Indonesia di masa datang, demikian Thomas Siregar. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka! Nabilah O'Brien Dituntut Rp1 M Karena Bela Restoran Sendiri
-
Pria Ini Kaget Tukar Uang di Iran sampai Takut Dirampok
-
Viral Warga Irak Temukan Drone AS yang Gagal Meledak Mirip Punya Iran: Liciknya Amerika
-
Terharu di Depan Kabah, Nathalie Holscher: Aku Banyak Dosa
-
Rafathar Pergoki Pasangan Gay Ciuman, Teguran Nagita Slavina Tuai Pro Kontra
-
Sinopsis The Bride! Kisah Frankenstein Mencari Cinta
-
Kumandangkan Lagu "Holiday" Green Day: Menolak Apatis di Konflik Timur Tengah
-
Deretan Rekomendasi Film Korea Genre Kriminal, Tayang di Vidio!
-
Dicap Pelakor Syariah, Sabrina Farhana Istri Founder Nussa Rarra Minta Perlindungan Allah
-
Update Kasus Kekerasan Mahasiswa UNDIP: Arnendo Terlapor Dugaan Pelecehan