Suara.com - Cerita baru datang dari pembaharuan desain batu nisan mendiang gitaris Seringai, Ricky Siahaan.
Fakta ini diungkapkan oleh manajer Seringai, Wendi Putranto, dalam keterangan tertulis yang diterima pada hari ini, Jumat, 4 Juli 2025.
Menurut Wendi, ide memperbarui desain nisan ini datang dari sang vokalis, Arian Arifin atau yang akrab disapa Arian13. "Idenya dari Arian," kata dia.
Inisiatif ini muncul setelah adanya permintaan langsung dari istri mendiang Ricky, Tabita Siahaan. "Memang diminta oleh istrinya Ricky," tambah Wendi.
Elemen paling mencolok pada desain baru ini adalah kehadiran 'Henry', maskot flying-devil/angel yang lekat dengan citra Black Sabbath.
Pemilihan maskot ini bukan tanpa alasan, melainkan untuk merepresentasikan salah satu band yang paling berpengaruh dalam kehidupan musikal Ricky Siahaan.
"Black Sabbath itu memang salah satu band favorit Ricky semasa hidup. Maskot Henry milik Black Sabbath itu mewakili itu," jelas Wendi.
Penambahan detail ini menjadi simbol abadi dari kecintaan Ricky terhadap raksasa heavy metal asal Birmingham tersebut.
Selain penghormatan untuk band idola, identitas Ricky sebagai bagian tak terpisahkan dari Seringai juga dikukuhkan melalui pemilihan jenis huruf (font) yang khas.
Baca Juga: Vokalis Seringai Desain Ulang Nisan Ricky Siahaan, Ada Maskot Black Sabbath
Font dengan gaya art nouveau tersebut telah lama menjadi ciri khas Seringai dalam berbagai rilisan album maupun merchandise mereka.
"Gaya art noveau ini biasa dipakai Seringai untuk artwork cover atau merch," ujar Wendi.
Penggunaan font ini menegaskan bahwa warisan artistik Ricky bersama Seringai akan selalu dikenang, dan menjadi bagian dari dirinya.
Untuk diketahui, Ricky Siahaan meninggal di Tokyo, Jepang pada 19 April 2025.
Informasi pertama dibagikan akun X bernama Freya Fox DJ in Tokyo, yang menyebut Ricky mengalami serangan jantung.
"Sudah dikonfirmasi. Meninggal dunia akibat serangan jantung sekitar pukul 22.40 waktu JST," tulis akun tersebut di hari itu.
Berita Terkait
-
Fenomena Copet di Konser, Ide Awal Edy Khemod Garap Film Operasi Pesta Pora
-
Curahan Hati Edy Khemod Seringai Ditinggal Ricky Siahaan: Tidak Pernah Kehilangan yang Sedekat Ini
-
Dibalik Kerasnya Musik Seringai, Edy Khemod Beberkan Prinsip Anti-Duit yang Bikin Band Awet
-
Seringai Siap Lunasi 'Utang' ke Mendiang Ricky Siahaan Lewat Album Baru
-
Ogah Kompromi, Seringai Pastikan Tak Akan Kembali ke Spotify
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Sinopsis Love Between Lines, Dracin Terbaru Tayang Januari 2026 di iQIYI
-
Meninggal di Tempat Pijat, Ayah Venna Melinda Ternyata Punya Riwayat Sakit Jantung
-
5 Kronologi Kasus Richard Lee vs Doktif, Saling Lapor Berujung Tersangka
-
Sukses di Box Office, The Housemaid Resmi Garap Sekuel Berjudul The Housemaids Secret
-
Mosul Malam Ini di Trans TV: Potret Brutal dan Otentik Perjuangan Tim SWAT Irak Melawan ISIS
-
Tubuh Mendadak Kaku, Kronologi Lengkap Meninggalnya Ayah Venna Melinda di Tempat Pijat
-
Sempat Merasa Tertekan, Wavi Zihan dan Angga Yunanda Curhat Sulitnya Main Film Horor Komedi
-
The Ambush (Al Kameen): Ketegangan Brutal di Lembah Yaman, Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis Number One: Saat Masakan Ibu Jadi Hitung Mundur Kematian
-
Sinopsis Film Sebelum Dijemput Nenek, Cerita Mitos Berbalut Komedi