Insiden di Bogor ini adalah puncak gunung es dari keresahan yang lebih luas di kalangan pejabat dan aparat keamanan.
Menjelang perayaan HUT RI ke-80, fenomena pengibaran bendera Jolly Roger One Piece di berbagai daerah dipandang dengan kecurigaan.
Padadhal ini adalah simbol kekecewaan dan protes senyap dari anak-anak muda terhadap kondisi sosial dan politik, bendera fiksi ini mulai membuat beberapa pihak gerah.
Sejumlah pejabat, termasuk dari Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, telah mengeluarkan peringatan keras.
Mereka menegaskan bahwa tindakan mengibarkan bendera lain selain Merah Putih, terutama yang dapat mencederai kehormatan bendera negara, memiliki konsekuensi pidana sesuai Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009.
Namun, respons represif ini justru menuai kritik.
Ketakutan aparat terhadap bendera dari sebuah cerita fiksi dinilai berlebihan dan menunjukkan ketidakmampuan dalam memahami bahasa simbolik generasi muda.
Alih-alih membuka ruang dialog untuk memahami aspirasi di balik fenomena ini, negara justru memilih jalan pintas dengan menebar ketakutan.
Padahal, seperti yang ditunjukkan oleh insiden casing handphone di Bogor, semangat 'perlawanan' dan 'kebebasan' yang diusung One Piece nyatanya bisa dinikmati siapa saja, bahkan oleh aparat sekalipun.
Baca Juga: Kang Maman: Fenomena Bendera One Piece Picu Trauma, Imajinasi Rakyat Dibatasi Aparat
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Can This Love Be Translated? Konsisten di Puncak Drama Paling Dibicarakan
-
Viral Momen Bupati Intan Jaya Main Perosotan bareng Warga, Hartanya Cuma..
-
Baim Wong Klarifikasi Kabar Oplas di Korea, Akui Jalani Perawatan Mahal
-
Heboh Kasus Pelecehan, Penerbit Putus Kontrak dan Tarik Buku Mohan Hazian dari Peredaran
-
Keluarga Bongkar Penderitaan Almarhumah Istri Pesulap Merah: Dipaksa Pura-Pura Akur saat Dipoligami
-
Taeyong NCT Bayar Lunas Rindu NCTzen Lewat Konser Solo Spektakuler di Jakarta
-
Tatap 2026, ILHOON Siap Gebrak Panggung Musik dengan Album Baru dan Konser Solo Maedup
-
Tolak Tawaran Damai Puluhan Miliar Rupiah, Dokter Detektif: Kembalikan Dulu Uang Rakyat!
-
Viral Dugaan Pelecehan yang Dilakukan Owner Brand Terkenal Mohan Hazian, Korban Mulai Speak Up
-
Yakin Richard Lee Kalah di Sidang Praperadilan, Dokter Detektif: Kamu Bakal Ditahan