"Sebegitu salah dan burukkah saya di bumi ini? Emang saya bisa kah menentukan takdir hidup saya supaya cantik sempurna seperti orang lain?" lanjutnya.
Kendati begitu, Rahmawati Kekeyi mengaku tidak akan melaporkan mahasiswa yang mengoloknya ke pihak berwajib.
Namun Kekeyi tak memungkin mentalnya hancur setelah membaca olokan tersebut.
"Ingat hukum di bumi ini. Saya tidak akan lapor tentang ini ke pihak berwajib. Tapi saya rasa mental saya sangat hancur! Terima kasih," tandas Kekeyi.
Menanggapi postingan Kekeyi, warganet justru mendukungnya untuk melapor ke pihak berwajib.
Kekeyi juga diminta untuk tidak memedulikan komentar haters yang menyakiti hatinya.
Kekeyi amat berterima kasih atas komentar-komentar dukungan yang diterimanya tersebut.
"Maaf gak bisa bales semua satu-satu tapi terima kasih semua, gak nyangka ternyata kalian masih ada di sini," balas Kekeyi di kolom komentar.
"Maaf bila kali ini aku down, banyak problem dalam hidupku, hingga aku segagal ini," imbuhnya.
Baca Juga: Segudang Manfaat Nge-Gym Menurut Penelitian, Tak Seburuk Kata Timothy Ronald
"It's okay key, tetap semangat ya," sahut akun @just.yusri***.
"Kamu gak gagal Kekeyi. You are beautiful they way you are. Kamu itu cantik, unik, lucu, satu-satunya di dunia ini," puji akun @nadialestari.vo***.
"Semangat kekeyi, kami terhibur dari setiap aksi kreativitas mu, jangan terpengaruh sama orang-orang yang ngerendahin kamu," timpal akun @realtiara***.
Di sisi lain, sebanyak enam mahasiswa yang merundung kematian Timothy telah mendapatkan sanksi akademik dari Unud.
Mereka diminta membuat surat pernyataan tertulis dan nilai soft skill-nya akan dikurangi. Bagaimana pendapatmu?
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Tag
Berita Terkait
-
6 Mahasiswa Unud Dapat Sanksi Usai Bully Korban Bundir, Minta Maaf di Media Sosial
-
Profil 6 Mahasiswa UNUD yang Mendadak Meminta Maaf Usai Timothy Anugerah Meninggal, Empatinya Mana?
-
Terpopuler: Mobil Keluarga Rp60 Juta, Pembully Mahasiswa Unud Kena Batunya
-
Terpopuler: Mengenal Sosok Timothy Anugerah, 6 Mahasiswa Unud dapat Sanksi
-
Sosok Timothy Anugerah, Mahasiswa Unud yang Meninggal Dunia dan Kisahnya Jadi Korban Bullying
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan