Suara.com - Baru-baru ini publik dihebohkan dengan konten kolaborasi antara dua komika ternama, Tretan Muslim dan Coki Pardede, bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Konten itu diduga untuk menyindir Pandji Pragiwaksono setelah Mens Reanya viral.
Perlu diingat, Pandji menjadikan Gibran sebagai materi dalam pertunjukan stand-up comedy-nya, seperti menyebut wajah Wapres Gibran seperti orang mengantuk.
Dalam konten Coki dan Muslim, mereka memberikan kopi pada Wapres Gibran agar tidak terlihat ngantuk.
Banyak netizen yang menunggu reaksi dari komika yang kini tengah meniti karier di Amerika Serikat tersebut.
Melalui siaran langsung di kanal YouTube pribadinya, Pandji memberikan tanggapan yang cukup mengejutkan.
Berbeda dengan banyak pihak yang memberikan penilaian negatif, Pandji justru merasa berbeda.
"Framing-nya tuh negatif padahal menurut gua mereka framingnya positif," ucapnya.
Pandji menilai langkah yang diambil oleh Coki dan Muslim sebenarnya memiliki misi terselubung untuk menenangkan situasi politik yang memanas di tingkat akar rumput.
Baca Juga: Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono
Dia berkeyakinan bahwa Coki dan Muslim sangat memahami karakter asli Gibran yang tidak mudah tersinggung.
Dengan membuat konten yang memperlihatkan sisi santai sang Wapres, mereka seolah ingin memberikan pesan kepada para pendukung Gibran agar berhenti menyerang para pengkritik secara agresif.
Lebih jauh lagi, Pandji merasa aksi kedua rekannya tersebut secara tidak langsung adalah upaya untuk melindunginya dan keluarganya dari serangan netizen.
Selama ini, banyak pendukung fanatik yang menyerang ranah pribadi Pandji, termasuk anak-anaknya.
Pandji mengutip kegelisahan Tretan Muslim yang mempertanyakan perilaku para pendukung tersebut.
"Lu ngapain marah-marah Gibranya aja santai Gibran tuh santai lu kenapa marah-marah?" ucapnya.
Tag
Berita Terkait
-
Puji Pandji Pragiwaksono Lucu, Gibran Rakabuming Raka Sebut Ada yang Lebih Parah dari Mens Rea
-
Hampir Jadi Menantu Roy Marten, Kiky Saputri Pernah 'Match' dengan Gibran Marten di Aplikasi Kencan
-
Sambung Candaan Pandji, Coki Pardede dan Tretan Muslim Kasih Kopi ke Gibran Biar Tak Ngantuk
-
Alarm Keamanan di Yahukimo, Pangdam Minta Gibran Tak Mendarat: Ada Gerakan Misterius
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Klasemen Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Wajib Menang Besar atas Timor Leste demi Gusur Vietnam
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Selain Hera, Nur Juga Dapat Perlakuan Kasar Selama Bekerja dengan Erin Taulany
-
Film The Kill Room di Dunia Nyata: Modus Cuci Uang Silmy Karim Catut Rekening Office Boy
-
Aldi Taher Ungkap Kondisi Raffi Ahmad usai Operasi Benjolan di Punggung
-
Asyik Joget di Kelab Malam, Lisa Mariana Teriakkan Nama Aura Kasih dan Ridwan Kamil
-
KTP hinngga Gaji Rp2,5 Juta Ditahan Erin Taulany, eks ART Siap Lapor Polisi
-
Sering Dihina 'Tolol', Mantan ART Erin Taulany Alami Gangguan Jiwa hingga Nekat Kabur dari Rumah
-
Great White: Tejebak di Samudra Bersama Hiu Putih Mematikan, Malam Ini di Trans TV
-
The Lost City of Z: Kisah Nyata Hilangnya Penjelajah di Hutan Amazon, Malam Ini di Trans TV
-
Sabrina: Saat Boneka Cantik Menjadi Wadah Iblis yang Haus Darah, Malam Ini di ANTV
-
Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp18 Ribu, Dokter Tirta Pilih Rayakan dengan Lari 18 Km