- Tiga pemuda terjebak menjadi tumbal pesugihan setelah tergiur tawaran kerja gaji tinggi karena himpitan ekonomi.
- Film ini mengangkat keresahan nyata masyarakat saat ini, seperti fenomena generasi sandwich, utang, dan penipuan lowongan kerja.
- Menggabungkan komedi organik dari para komika dengan horor serius dari aktor berpengalaman untuk menciptakan pengalaman menonton yang kontras.
Suara.com - Rumah produksi Entelekey Media Indonesia (EMI) bersama Tiger Pictures resmi merilis trailer dan poster film horor-komedi Warung Pocong.
Film garapan sutradara Imam Bendolt ini menjanjikan kombinasi kengerian pesugihan dengan keresahan ekonomi yang dibalut komedi organik dari para komika.
Dijadwalkan tayang serentak pada 9 April 2026, Warung Pocong menempatkan Fajar Nugra, Sadana Agung, dan Randhika Djamil sebagai ujung tombak cerita.
Ketiganya memerankan pemuda Jakarta yang terhimpit utang dan nekat mengambil pekerjaan penjaga warung di Desa Lali Jiwo dengan iming-iming gaji fantastis sebesar Rp50 juta per bulan.
Representasi Generasi Sandwich dan Ironi "Makmur"
Fajar Nugra, yang berperan sebagai Kartono, menyebut karakternya sangat dekat dengan realita pemuda masa kini yang terjepit tanggung jawab finansial.
"Karakter saya itu orang biasa yang lagi kepepet banget secara ekonomi. Menurut saya itu relatable, karena banyak yang pernah ada di posisi bingung dan terdesak. Bedanya, kalau di film ini, salah ambil keputusan malah berujung ketemu pocong," ujar Fajar Nugra dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Senayan, Jakarta Pusat pada Selasa, 3 Maret 2026.
"Bahasa sekarangnya itu generasi sandwich," tambahnya.
Pernyataan senada diungkapkan oleh Randhika Djamil yang memerankan Makmur. Baginya, nama karakternya adalah sebuah ironi besar. Makmur digambarkan sebagai mantan karyawan yang menjadi korban investasi bodong.
Baca Juga: Teaser Trailer dan Teaser Warung Pocong Dirilis, Bakal Tayang di Bioskop 9 April!
"Makmur ini sangat amat tidak makmur. Dia karyawan yang perusahaannya bermasalah karena investor cabut, lalu dia yang kena batunya. Jadi pas ada tawaran kerja gaji besar, ya saking perlunya, langsung oke saja," jelas Randhika.
"Saya rasa banyak orang yang mengalami hal serupa, terjebak situasi sulit lalu ada tawaran yang sebenarnya mencurigakan tapi tetap diambil," tambahnya.
Transformasi Fisik dan Tantangan di Lokasi Syuting
Berbeda dengan Fajar dan Randhika, Sadana Agung yang memerankan tokoh Agus melakukan upaya ekstra untuk mendalami perannya. Dia mengaku harus melakukan perubahan fisik demi terlihat meyakinkan sebagai orang yang sedang kesulitan ekonomi.
"Karakter Agus ini penakut, beda dengan saya. Challenge yang paling berasa, saya sampai menurunkan berat badan sekitar dua kilogram. Karena karakternya butuh uang, jadi harus kelihatan miskin. Saya juga harus cukup kumis, perubahan fisik yang bagi saya penting untuk menunjukkan sisi Agus," ungkap Sadana.
Meski bertema horor, proses syuting selama 18 hari tersebut diakui penuh dengan improvisasi lucu, terutama saat tahap reading. Fajar Nugra membeberkan bahwa mereka diberi ruang oleh sutradara untuk mengulik sisi komedi mereka sebagai trio.
Berita Terkait
-
Review Warung Pocong: Bikin Ketawa Sekaligus Merinding, Ini Alasan Film Ini Beda!
-
Fajar Nugra & Raffan Al Aryan Blak-blakan soal Teror di Lokasi Syuting Pemikat Jiwa
-
Review Film Pemikat Jiwa: Pelet, Ego, Obsesi, dan Cinta Laknat
-
Sinopsis Film Pemikat Jiwa: Dari Ajian Pengasihan Berakhir Malapetaka
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan