Entertainment / Film
Selasa, 03 Maret 2026 | 18:30 WIB
Konferensi pers film Warung Pocong di kawasan Senayan, Jakarta Pusat pada Selasa, 3 Maret 2026 [Suara.com/Tiara Rosana].
Baca 10 detik
  • Tiga pemuda terjebak menjadi tumbal pesugihan setelah tergiur tawaran kerja gaji tinggi karena himpitan ekonomi.
  • Film ini mengangkat keresahan nyata masyarakat saat ini, seperti fenomena generasi sandwich, utang, dan penipuan lowongan kerja.
  • Menggabungkan komedi organik dari para komika dengan horor serius dari aktor berpengalaman untuk menciptakan pengalaman menonton yang kontras.

"Kita di proses reading itu benar-benar ngegodok komedinya mau dibikin seperti apa. Kalau pas syuting ya tinggal dijalankan saja, improvisasi-improvisasi yang disepakati sama Pak Bendolt. Pak Bendolt punya treatment spesial, kata kuncinya ‘Thailand’, itu yang bikin saya tertarik gabung," kata Fajar memberi bocoran.

Benturan Komedi Organik dan Horor Serius

Keunikan Warung Pocong terletak pada pemisahan porsi akting antara pemain komedi dan pemain horor serius.

Aktris Shareefa Daanish, yang memerankan tokoh Nyimas Sari, menjelaskan bahwa karakternya tetap berada di jalur horor yang intens meskipun lawan mainnya adalah para komika.

"Nyimas Sari ini seorang wanita entrepreneur di desa, dia ambisius dan ingin selalu terlihat awet muda, bahkan akan melakukan apa pun untuk itu. Menariknya, pas bagian syuting sama aku, mereka (para komika) itu tertib banget, aktor banget. Tapi kalau pas aku enggak ada, mereka fokus bercanda," tutur Shareefa.

Tantangan menahan tawa justru dirasakan oleh Arla Ailani yang memerankan tokoh Arundari, anak dari Nyimas Sari. Memerankan karakter yang misterius dan pendiam di hadapan tiga komika menjadi kesulitan tersendiri baginya.

Visi Sutradara dan Target Produksi

Sutradara Bendolt menegaskan bahwa dia tidak ingin merusak atmosfer horor demi komedi, begitupun sebaliknya. Bendolt menerapkan teknik penyutradaraan iklan komedi yang selama ini menjadi keahliannya ke dalam layar lebar.

"Saya menjaga agar pemain seperti Shareefa Daanish, Teuku Rifnu, dan Arla tetap solid di bagian mereka agar cerita ini tetap kuat. Untuk Fajar dan kawan-kawan, saya coba apply teknik editing dan blocking komedi yang biasa saya pakai di iklan," tegas Bendolt.

Baca Juga: Teaser Trailer dan Teaser Warung Pocong Dirilis, Bakal Tayang di Bioskop 9 April!

"Kami dibantu konsultan komedi juga untuk menjaga situasi agar tetap lucu tanpa harus pancing-pancing orang tertawa," ucapnya lagi.

Di sisi lain, Direktur Utama Entelekey Media Indonesia, Patricia Gunadey, berharap film kedua dari rumah produksinya ini bisa diterima luas karena kesederhanaan ceritanya.

"EMI ingin menjadi rumah kreatif dan kolaborasi. Kami tertarik dengan Warung Pocong karena ceritanya sederhana, ada isu scam loker yang sangat relate dengan penonton Indonesia. Harapannya, penonton bisa merasakan pengalaman seperti roller coaster, tegang tapi tetap pulang dengan perasaan segar," tutup Patricia.

Film Warung Pocong juga diperkuat oleh deretan aktor ternama seperti Teuku Rifnu Wikana, Kiki Narendra, dan Whani Darmawan.

Dengan balutan horor pesugihan yang mencekam dan banyolan segar dari trio komika, film ini siap menjadi pilihan hiburan di bioskop mulai 9 April 2026.

Load More