SUARA GARUT - Terminal Guntur di Garut merupakan salah satu terminal tipe A yang melayani berbagai trayek angkutan, baik antar kota maupun angkutan kota. Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Teti Sarifeni, memberikan gambaran tentang Terminal Guntur dan trayek yang dilayani.
Menurut Teti Sarifeni, Terminal Guntur memiliki jumlah pegawai sebanyak 63 orang. Terminal ini diresmikan pada tanggal 26 Januari 1987 dan sejak tahun 2016, pengelolaannya berada di bawah Kementerian Perhubungan.
"Dalam hal volume penumpang, Terminal Guntur mampu melayani rata-rata 216.327 orang per bulan, dengan jumlah bis sebanyak 18.635 bis per bulan," Papar Teti saat menyampaikan profil singkat Terminal Guntur kepada Komisi V DPR RI yang tengah melakukan kunjungan, pada Selasa, 11 Juli 2023.
Teti Sarifeni juga menyampaikan daftar trayek yang dilayani oleh Terminal Guntur.
"Untuk trayek antar kota, terdapat 5 rute yang meliputi keresidenan Priangan Barat, keresidenan Karawang melalui Cileunyi-Tol Cipularang-Tol Cikampek, keresidenan Bogor melalui Cileunyi-Tol Cipularang-Tol Jagorawi, keresidenan Provinsi DKI Jakarta melalui Cileunyi-Tol Cipularang-Tol Cikampek, dan keresidenan Provinsi Banten melalui Cileunyi-Tol Cipularang dan Tangerang," jelasnya.
Sementara itu, untuk angkutan kota, Terminal Guntur memiliki 16 trayek yang tersedia, seperti Garut-Bandung, Garut-Bandung Leuwipanjang, Garut-Cikajang-Bungbulang, Garut-Cikajang-Cikelet, Garut-Cikajang-Toblong, Garut-Singaparna, dan Garut-Sodong Hilir Tara.(*)
Editor: Farhan
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026