Suara.com - Seperti diketahui susu menyimpan banyak manfaat bagi tubuh. Kandungan protein dan kalsiumnya yang tinggi sangat baik dikonsumsi segala umur, laki-laki maupun perempuan.
Sayangnya bagi penderita maag, konsumsi susu harus dibatasi. Karena berlebihan mengonsumsi susu dapat memicu peningkatan asam lambung. Menurut dokter spesialis gizi klinik FKUI-RSCM, Inge Permadi, ini karena susu merupakan salah satu jenis panganan yang sulit dicerna tubuh.
"Sebaiknya kalau punya maag harus hati-hati saat minum susu. Karena proses pencernaan susu membutuhkan asam lambung. Kalau yang diminum banyak, tentunya produksi asam lambungnya akan meningkat. Inilah yang kemudian memicu timbulnya rasa nyeri di lambung, apalagi kalau sudah ada luka," ujar dr Inge pada temu media "Jakarta Health Week 2015 oleh Brand's Saripati Ayam" di Jakarta, Selasa, (18/5/2015).
Namun, Inge menambahkan, bukan berarti penderita maag tidak boleh mengonsumsi susu. Hanya saja menurutnya, jenis protein hewani ini baik dikonsumsi setelah perut terisi dengan makanan mengandung karbohidrat.
"Caranya makan karbohidrat dulu sebelum minum susu. Jadi lambung terlindungi karena mencerna susu bersama karbohidrat. Rasa perih bisa diminimalisir," imbuhnya.
Tag
Berita Terkait
-
7 Susu untuk Lansia 60 Tahun ke Atas: Rahasia Otot Kuat Bebas Nyeri Sendi
-
9 Susu untuk Tulang Kuat Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Tetap Aktif dan Sehat
-
Kepala BPOM Pastikan Susu Formula Nestl yang Terkontaminasi Bakteri Tidak Beredar di Indonesia
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Jangan Panik! Ini 9 Daftar Susu Nestle di Indonesia yang Aman dari Isu Racun Cereulide
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren
-
Bosan Liburan Gitu-Gitu Aja? Yuk, Ajak Si Kecil Jadi Peracik Teh Cilik!
-
Menkes Tegaskan Kusta Bukan Kutukan: Sulit Menular, Bisa Sembuh, Fatalitas Hampir Nol
-
Kabar Gembira! Kusta Akan Diskrining Gratis Bareng Cek Kesehatan Nasional, Ini Rencananya
-
Era Baru Dunia Medis: Operasi Jarak Jauh Kini Bukan Lagi Sekadar Imajinasi
-
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Dorong Program MMS bagi Ibu Hamil
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas