Suara.com - Kismis, selain digunakan sebagai topping kue, ternyata juga dapat digunakan untuk memprediksi prestasi akademik anak di masa mendatang.
Temuan ini didapat oleh penelitian yang dilakukan tim dari University of Warwick setelah melakukan uji coba pada ratusan anak berusia 20 bulan. Masing-masing anak diberi kismis dalam sebuah cangkir.
Namun mereka harus bersabar menunggu hingga waktu makan tiba. Anak-anak yang masih berusia lima tahun ini tampaknya tak sabar untuk mencomot kismis dan tak menghiraukan arahan pembimbing.
Menurut peneliti di sinilah indikator kecerdasan anak akan dinilai. Balita yang berhasil menunggu untuk makan kismis ternyata memiliki tingkat IQ 7 poin lebih tinggi dibanding responden lainnya, ketika memasuki usia 8 tahun.
"Ini merupakan cara mudah untuk menilai kecenderungan anak-anak yang berisiko mengalami hambatan belajar di usia mendatang," ujar peneliti utama Dieter Wolke.
Peneliti juga menemukan bahwa balita yang lahir prematur ternyata memiliki kecenderungan tingkat intelegensia yang lebih rendah dibanding anak yang lahir pada usia normal.
"Semakin awal usia kelahiran anak maka anak akan lebih mungkin memiliki prestasi akademik yang lebih rendah dibanding teman-temannya yang lahir tepat waktu," imbuhnya. (Zeenews)
Berita Terkait
-
Benarkah Vitamin D Saat Hamil Tingkatkan Kecerdasan Anak? Ini Fakta Studi Terbaru
-
Dari Pencernaan hingga Jantung, Ini Dia Manfaat Kismis Bagi Kesehatan
-
Cuma 4 Bahan! Begini Resep Anti Bau Mulut Saat Puasa Ramadhan ala Dokter Zaidul Akbar
-
Ulasan Buku The Whole Brain Child: Strategi Kembangkan Kecerdasan Otak Anak
-
6 Mitos dan Fakta Tentang Kecerdasan Anak, Ditentukan oleh Faktor Genetik?
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru