2. Alergi Biji Wijen
Jenis alergi ini sangat jarang ditemui, di Amerika hanya ditemukan 0,1% kasus alergi terhadap biji wijen. Penyebabnya adalah jenis protein yang terdapat pada biji wijen.
Meskipun mudah untuk meminta biji wijen tidak disertakan pada makanan Anda, tetapi produk olahan wijen seperti ekstrak wijen atau minyak wijen lebih sulit untuk dipisahkan dari makanan.
Gejala dari alergi biji wijen antara lain kesulitan bernapas, bengkak-bengkak di muka, tenggorokan, dan mulut, hingga timbul gejala asma yang parah. Sama seperti alergi terhadap kacang, mereka yang alergi biji wijen dapat mengalami syok anafilaksis.
3. Alergi Bahan Kulit
Jenis alergi ini biasanya diketahui setelah Anda memakai sepatu atau aksesoris yang terbuat dari bahan kulit. Jenis alergi ini disebut juga dermatitis kontak yang merupakan salah satu jenis eksim yang dapat mengakibatkan ruam kemerahan pada kulit.
Alergi ini kemungkinan disebabkan oleh suatu senyawa kimia yang digunakan dalam proses tanning atau pewarnaan kulit.
Pencegahan utamanya adalah tidak menggunakan sepatu atau aksesoris berbahan kulit, atau jika menggunakan sepatu kulit Anda bisa memakai kaus kaki terlebih dahulu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia