Suara.com - Kesadaran setiap orang akan gaya hidup sehat kini semakin tinggi, termasuk pada orang lansia (lanjut usia). Inilah yang membuat Rumah Sakit Ichsan Medical Center (IMC) Bintaro, Tangerang Selatan memiliki pelayanan khusus untuk para lansia, salah satunya ialah Club Lansia.
dr. Vebry haryati lubis, MARS, Direktur Pengembangan Bisnis dan Rumah Sakit IMC Bintaro mengungkap, Club Lansia yang didirikan sebenarnya mirip seperti daycare untuk para lansia. Di sini, berbagai kegiatan bisa dilakukan bersama-sama, mulai dari penyuluhan kesehatan, rekreasi, senam, sharing hingga bermain puzzle atau karaoke.
"Setiap harinya RS IMC Bintaro memang kebanyakan melayani lansia, jumlahnya hingga 300 orang setiap hari. Mereka datang dengan penyakit-penyakit kronik, seperti hipertensi, diabetes, jantung, nyeri sendi, hingga perawatan pascastroke," jelas dia dalam acara buka puasa bersama dan santunan anak yatim RS IMC Bintaro, Tangerang Selatan, Senin (5/6/2018).
Dengan berbagai kegiatan tersebut, diharapkan, lanjut dia, para lansia bisa jauh lebih sehat, karena selain penyuluhan kesehatan dan check up secara teratur, makan makanan mereka pun, lanjut dr. Febry tentunya diperhatikan oleh para ahli gizi yang sesuai dengan kondisi kesehatan mereka.
Apalagi, selain sehat secara fisik, pikiran para lansia juga bisa lebih gembira dan terhindar dari stres, karena dapat bersosialisasi dan berbagi bersama teman seusia mereka. Hal ini, lanjut dia, juga bisa membuat mereka terhindar dari pikun atau demensia lebih cepat.
Selain Club Lansia yang dikelola di Klinik IMC Bintaro, dr. Febry juga menjelaskan bahwa kini RS IMC Bintaro tengah membuat gedung baru yang sudah bisa beroperasi awal 2019 mendatang. Di dalam gedung tersebut, nantinya perawatan untuk geriatri akan lebih diutamakan.
Diantaranya dengan menyediakan fasilitas kolam renang rehabilitas, yang di dalamnya ada integrasi antara dokter rehabilitasi, dokter sport, dan dokter gizi untuk mengelola tatalaksana gizi.
Kolam renang ini, selain lebih nyaman digunakan untuk lansia atau geriatri, juga bisa dimanfaatkan untuk mereka yang dalam perawatan cidera olahraga, nyeri sendi, pengelolaan kesehatan pasien hipertensi, diabetes dan obestias yang membutuhkan latihan.
"Club Lansia sendiri, diharapkan dapat menjadi bibit, ketika kita mau launching fasilitas untuk mereka di awal 2019 nanyi saat gedung baru jadi, sudah ada kelompoknya yang akan memakai. Ini lebih kepada konsen kami terhadap pengelolaan penyakit kronis tadi," tutup dia.
Baca Juga: Senior Citizen Expo untuk Tingkatkan Perhatian kepada Lansia
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?