3. Pilih yang punya sumber kafein sedikit
Kopi, teh, coklat, dan soda adalah beberapa sumber kafein yang paling umum. Ransbury mengatakan salah satu dari sumber-sumber itu seharusnya tidak membuat perbedaan, meskipun dia juga menyarankan untuk berhati-hati ketika berbicara tentang minuman energi, karena terlalu banyak mengonsumsi minuman energi juga dikaitkan langsung dengan kondisi kejang, hingga stroke seketika.
Rajneesh menyarankan untuk menghindari minuman energi sepenuhnya karena banyak mengandung neurostimulan yang dapat memperburuk sakit kepala Anda.
Yang perlu dipertimbangkan adalah jumlah kafein dalam sumbernya. Ransbury mengatakan kopi mengandung sekitar 106 hingga 164 miligram kafein per 5 ons cangkir, sementara sekaleng soda berkafein 12 ons mengandung 38 hingga 46 miligram.
"Saya pikir dari semua itu, kopi mungkin yang paling jinak," tambah Rajneesh, mencatat bahwa soda mengandung gula dan bahan kimia, variabel yang dapat mempengaruhi kesehatan Anda (dan sakit kepala).
4. Obat sakit kepala terbaik tergantung pada individu
Beberapa orang mengatakan sakit kepala mereka sembuh hanya dengan ibuprofen dan tidur siang, sementara yang lain memilih meletakkan kompres dingin di atas mata mereka selama beberapa menit untuk meredakan sakit kepala.
Ya, setiap orang berbeda, dan berbagai jenis sakit kepala akan merespons dengan cara berbeda pula untuk berbagai jenis perawatan. Rajneesh mengatakan dia kemungkinan besar akan lebih dulu memilih kafein dalam bentuk kopi daripada obat yang dijual bebas karena dia menganggap kopi sebagai pilihan yang lebih alami.
Untuk pasien, dia mengatakan dia pertama kali merekomendasikan apa yang disebutnya sebagai modifikasi gaya hidup, yang mencakup menyesuaikan jadwal tidur, mempertahankan hidrasi dan memasukkan olahraga dalam jumlah sedang ke dalam rutinitas.
Baca Juga: Harzami Ahadi Wujudkan Ide Kopi Rendah Kafein
Sebelum mempertimbangkan pengobatan, Rajneesh mengatakan penting untuk mencoba mencari tahu apa Anda lakukan dalam hidup sehingga dapat menyebabkan sakit kepala dan membuat perubahan dari sana.
"Kurang tidur, diet yang sehat dan olahraga semuanya dapat berkontribusi untuk merasa tidak seimbang, yang termasuk sakit kepala. Tentu saja ada cara yang lebih cepat untuk meredakan sakit kepala. Banyak pengobatan bebas kafein dan alami, termasuk mematikan lampu, bersantai di ruang yang tenang dan mandi air hangat," serunya.
"Hindari juga makanan berat, alkohol, nikotin, waktu layar yang berlebihan dan bahkan terlalu banyak kafein juga cukup untuk meringankan rasa sakit," pungkas Rajneesh.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran
-
DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi
-
Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker