-Hepatitis E
Hepatitis E adalah penyakit yang ditularkan melalui air yang disebabkan oleh virus hepatitis E (HEV). Hepatitis E terutama ditemukan di daerah dengan sanitasi buruk dan biasanya hasil dari menelan kotoran yang mencemari pasokan air. Penyakit ini jarang terjadi di Amerika Serikat. Namun, kasus hepatitis E telah dilaporkan di Timur Tengah, Asia, Amerika Tengah, dan Afrika, menurut Sumber CDCTrusted.
Jika Anda memiliki bentuk infeksi hepatitis yang kronis, seperti hepatitis B dan C, Anda mungkin tidak memiliki gejala pada awalnya. Gejala mungkin tidak terjadi sampai kerusakan mempengaruhi fungsi hati.
2. Tanda dan gejala hepatitis akut muncul dengan cepat
Kelelahan, gejala seperti flu,urin gelap,bangku pucat,sakit perut,kehilangan selera makan
penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan, kulit dan mata kuning, yang mungkin merupakan tanda-tanda penyakit kuning,Hepatitis kronis berkembang perlahan, sehingga tanda dan gejala ini mungkin terlalu halus untuk diperhatikan.
3. Pengobatan hepatitis
Beristirahat yang cukup, di karenakan pasien hepatitis merasa letih dan sakit dan kurang bertenaga, sehingga sering membutuhkan jeda waktu untuk istirahat.
Mengatasi mual dan muntah. Dengan mengkonsumsi lebih banyak makanan tinggi kalori untuk mendapatkan cukup kalori. Misalnya, minum jus buah atau susu daripada hanya air putih. Selain itu, dianjurkan untuk menerima cairan intravena untuk mencegah dehidrasi akibat muntah
Baca Juga: 957 Orang Terinfeksi, Ini 5 Fakta tentang KLB Hepatitis A di Pacitan
Mengistirahatkan hati. Konsultasikan pada dokter sebelum menggunakan obat apapun, termasuk obat bebas. Jangan minum alkohol selama terinfeksi hepatitis karena alkohol merusak hati, dikarenakan hati mungkin kesulitan dalam menyerap obat-obatan dan alkohol.
Berhati-hati dalam menggunakan obat-obatan atau komponen yang memberikan efek negatif pada pasien dengan gangguan hati (misalnya paracetamol, alkohol). Hati yang mengalami gangguan mungkin tidak mampu untuk membersihkan obat secara normal, dan obat-obatan tersebut bisa tetap berada dalam darah untuk waktu lama dan mencapai kadar yang beracun.
Berhenti minum alkohol dan merokok. Alkohol memperparah kerusakan hati pada hepatitis kronis, dan membuatnya berkembang dengan lebih cepat menjadi sirosis. Merokok juga bisa memperparah penyakit hati dan harus dihentikan.
Hindari berhubungan seks tanpa kondom. Oleh karena berbagai jenis aktivitas seksual dapat menularkan infeksi ke pasangan Anda, hindari semua aktivitas seksual jika Anda menderita hepatitis. Semua bentuk pengaman seperti kondom tidak memberikan perlindungan yang memadai.
Jadi jangan sepele dengan penyakit hepatitis, ketahui wal penting yang harus kamu waspadai dari penyakit ini. Rosalin Febriyanti
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?