Suara.com - Minta Pasangan Deteksi Dini Kanker Prostat Jadi Sikap Tepat Sayang Keluarga.
Menurut data dari Globocan 2018, kasus baru kanker yang terjadi pada 2018 mencapai 348.809, di mana 11.361 diantaranya merupakan kanker prostat.
Untuk itu, perusahaan Johnson & Johnson menginisiasi gerakan "Fight For Your Man" yang mengajak keluarga Indonesia terutama perempuan agar berjuang untuk orang yang dikasihi dalam melawan kanker prostat dengan melakukan deteksi dini.
"Anggota keluarga dan sahabat memiliki leran sangat penting dalam memberikan dukungan terhadap pasien maupun untuk edukasi dini terkait kanker prostat kepada anggota keluarga lain. Maka dari itu, kami sadar bahwa penting untuk melakukan edukasi kanker prostat bukan hanya kepada tenaga kesehatan, tetapi juga kepada publik baik laki-laki maupun perempuan," kata Country Leader of Communications & Public Affairs, PT Johnson & Johnson Indonesia, Devy Yheanne di Jakarta, Selasa, (24/9/2019).
Sebagai bagian dari keluarga, perempuan dianggap sebagai support system terpenting dalam melawan kanker prostat.
Bila memiliki pengetahuan cukup, perempuan dapat meminta dan mendorong pasangannya atau anggota keluarga lain terutama laki-laki untuk melakukan deteksi dini kanker prostat guna mengetahui risiko, cara pencegahan dan penanggulannya segera.
Sebagai bagian dari gerakan, perusahaan juga melakukan rangkaian kegiatan edukasi mengenai kanker prostat seperti edukasi pada karyawan, Live Webinar yang diadakan pada Juni dan Agustus dan ditujukkan bagi ahli kesehatan di Indonesia dan juga edukasi publik melalui media.
Gerakan Fight For Your Man dapat dipelajari lebih lanjut melalui situs www.fightforyourman.com.
Baca Juga: Sistem Satu Pintu dengan Teknologi Robotik untuk Pengobatan Kanker Prostat
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia