Suara.com - Menderita suatu penyakit ketika selama masa kehamilan tentu berat. Namun, seorang wanita dengan akun Facebook Aime Soon berhasil menjalaninya dengan kuat.
Kisah ini terjadi empat tahun yang lalu ketika usia kehamilannya menginjak lima bulan. Ketika ia menemukan benjolan di payudaranya yang membuat tidak nyaman.
Khawatir kondisinya ini dapat memengaruhi sang janin, ia pun pergi ke dokter untuk diperiksa.
Setelah melakukan berbagai pemeriksaan, dokter mengungkapkan dirinya menderita kanker payudara stadium tiga.
Agar Aime dan janinnya dapat hidup, dia harus menjalani operasi serta kemoterapi selama kehamilannya. Sayangnya, sebagai efek samping dari kemoterapi, Aime harus mencukur rambutnya hingga botak.
Namun penampilan ini membuat orang-orang di sekitarnya melihat dirinya dengan cara yang aneh.
"Mengapa mereka memandangku seperti itu? Apakah karena kasihan atau mereka mengagumiku dan berpikir aku kuat?," pikir Aime.
Setelah menjalani dua sesi kemoterapi, dia akhirnya melahirkan putrinya pada usia kehamilan 36 minggu.
Sang dokter sangat mengkhawatirkan kondisinya karena sel kanker yang mulai menyebar di tubuh. Untungnya, ia wanita yang kuat sehingga dapat menjalani semua sesi kemoterapinya dan dokter puas dengan kondisinya yang membaik.
Baca Juga: Yuk Cegah Kanker Payudara dengan Mengurangi Makanan Kekinian
"Aku merasa seperti berada di neraka dan akhirnya aku kembali ke dunia lagi," sambungnya, melansir World of Buzz.
Sekarang, empat tahun sudah berlalu. Aime dan anaknya pun sehat.
Ia berharap kisahnya ini dapat menyebarkan energi positif pada warganet yang membaca unggahannya di Facebook ini.
"Hidup tidak selalu menyenangkan, tapi juga tidak akan selalu menyedihkan. Jadi, apa pun rintangan yang Anda hadapi, lakukan dengan sikap positif," tandasnya.
Berita Terkait
-
Kisah Pilu Nunung Jalani Kemoterapi: Tulang Kayak Copot Hingga Tubuh Mengambang
-
Deretan Artis yang Umumkan Kehamilan dan Kelahiran di Awal 2026
-
Zaskia Sungkar Bagikan Perkembangan Kehamilan usai Masuki Trimester Tiga
-
Menkes Budi: Cowok Perokok Red Flag, Perempuan Bakal Tanggung Risiko Kanker
-
CERPEN: Kehamilan yang Tak Pernah Diinginkan
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
Terkini
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya