Suara.com - Kabar baik dari dunia kesehatan, kini tersedia test kit yang mampu mendiagnosis virus corona Covid-19 dalam hitungan 15 menit saja. Universitas Nankai di China berhasil mengembangkan kit uji cepat virus corona dalam waktu yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan tes sebelumnya.
Dan buat Anda yang ingin sehat dengan cara meditasi namun tak mampu berdiam diri berlama-lama, mungkin bisa coba cara yang dilakukan aktris dan komedian asal Amerika, Chelsea Handler. Ia mengaku melakukan masturbasi sebagai pengganti meditasi. Wow, bagaimana caranya?
1. Pasien Terduga Terinfeksi COVID-19 Kini Dapat Didiagnosis dalam 15 Menit
Dalam mendiagnosis apakah seseorang terinfeksi virus corona baru atau COVID-19 memerlukan waktu yang cukup lama. Namun sekarang ada test kit yang mampu mendiagnosis COVID-19 dalam hitungan 15 menit saja.
Dilansir World of Buzz dari Straits Times, Universitas Nankai di China berhasil mengembangkan kit uji cepat virus corona. Kit ini mampu mengidentifikasi apakah pasien yang dicurigai terinfeksi virus corona dalam waktu yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan tes sebelumnya.
2. Aktris Amerika Ini Mengganti Meditasi dengan Masturbasi, Apa Manfaatnya?
Aktris dan komedian asal Amerika, Chelsea Handler, mengaku dirinya akan melakukan masturbasi sebagai pengganti meditasi.
"Meditasi selalu membuatku kesal, dan orang-orang yang berbicara tentang meditasi membuatku kesal. Aku mencoba dengan psikiaterku beberapa kali.. Terkadang aku (menggantinya) hanya dengan masturbasi," kata Handler, kepada Health.
Baca Juga: Aktris Amerika Ini Mengganti Meditasi dengan Masturbasi, Apa Manfaatnya?
3. Agar Tinggi Badan Anak Optimal, Ajak Ia Lakukan 5 Kegiatan Ini
Tinggi badan anak memang sangat dipengaruhi oleh faktor genetik. Tapi, ternyata itu bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi. Bagi Anda orangtua yang tidak tinggi, jangan khawatir. Tinggi badan anak Anda masih bisa dioptimalkan dengan faktor-faktor eksternal lainnya, misalnya diet, olahraga, dan aktivitas lainnya.
Anak-anak cenderung tumbuh tinggi dengan kecepatan yang cukup stabil, sekitar 6 hingga 7 sentimeter setiap tahunnya. Demikian dikutip dari laman Kids Health.
4. DBD Masih Tinggi, Perlukah Lebih Khawatir Dibanding Virus Corona?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya