Suara.com - Saat Indonesia masih berstatus zero corona Covid-19, sedikit banyak hal ini membuat berbagai kabar hoaks bertebaran, termasuk kabar 6 kota zona kuning corona di Indonesia, yang beredar dalam pesan WhatsApp.
Kota-kota yang disebutkan sebagai 6 kota zona kuning corona adalah Jakarta, Medan, Batam, Jakarta, Surabaya, Bali, dan Manado. Kabar ini kemudian langsung ditepis Kementerian Kesehatan RI dalam keterangan resminya.
"Kemenkes tidak pernah mengeluarkan pernyataan tentang ‘6 kota zona kuning corona’, sebagaimana informasi yang beredar di media sosial," ujar Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat drg. Widyawati, MKM, melalui rilis resminya, Jumat (28/2/2020).
Widya mengatakan Kemenkes sudah melakukan segala upaya mencegah dan menjaga agar Covid-19 tidak masuk ke tanah air. Termasuk upaya penjagaan di berbagai pintu masuk pendatang yang siap sedia di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).
"Sejauh ini Kemenkes terus melakukan upaya cegah tangkal Covid-19 di 135 pintu masuk negara (darat, laut, udara), termasuk SDM dan peralatannya," tutur Widya.
Dalam keadaan seperti ini di mana hoaks bertebaran, Widya kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu melakukan kroscek dan konfirmasi ulang terhadap informasi. Apalagi jika sumber yang memberikan tidaklah jelas, seperti pesan berantai di WhatsApp Group (WAG)
"Masyarakat diimbau untuk tidak mudah mempercayai dan menyebarluaskan hoaks yang tidak jelas isi dan sumbernya," kata Widya.
"Ikuti perkembangan Covid-19 melalui website kemkes.go.id dan akun media sosial Kemenkes. Apabila ada pertanyaan seputar Covid-19 dapat menghubungi hotline center di 021-5210411 atau 0812 1212 3119," sambungnya.
Tak lupa diingatkan juga untuk masyarakat yang mengalami gejala tidak biasa, seperti pneumonia, yang dikenal sebagai gejala Covid-19, agar segera memeriksakan diri ke puskesmas, atau rumah sakit terdekat.
Baca Juga: Mahfud MD: Sampai Kini Indonesia Zero Virus Corona, Nggak Tahu Besok
"Selain itu, jika memiliki gejala penyakit yang berkaitan dengan Covid-19 (demam, batuk, sesak nafas), masyarakat diimbau untuk segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat," jelasnya.
Mengingat daya tahan tubuh sangat penting untuk menangkal virus ini, maka jangan lupa juga menjaga kebersihan tubuh. Apalagi saat sakit flu, maka segeralah lakukan etikanya, memakai masker dan tidak batuk sembarangan.
"Jaga selalu kebersihan diri, antara lain dengan mempraktikkan cuci tangan pakai sabun dan air mengalir, serta menerapkan etiket batuk atau bersin," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin