Suara.com - Pasien Covid-19 yang mengalami kesembuhan ternyata memiliki risiko masalah kesehatan jangka panjang di kemudian hari. Apa itu?
Ada juga makanan sehat yang bisa memberikan dampak negatif bagi tubuh hingga alasan vaksin tidak efektif bagi pasien diabetes dan obesitas.
Simak berita kesehatan menarik hari ini yang dirangkum Suara.com, Minggu (28/6/2020).
1. Ilmuwan: Pasien Sembuh Covid-19 Bisa Alami Efek Kesehatan Jangka Panjang
Para ilmuwan baru memahami efek kesehatan yang melekat pada pasien virus corona. Efek kesehatan tersebut akan memengaruhi sistem kesehatan pasien yang bisa bertahan sampai bertahun-tahun.
Dilansir dari Huffpost, selain masalah pernapasan, virus yang menyebabkan Covid-19 juga menyerang banyak sistem organ dan dalam beberapa kasus telah menyebabkan kerusakan parah.
2. Brokoli hingga Beras Merah, 5 Makanan Sehat yang Berisiko bagi Kesehatan
Beberapa makanan seperti sayur, buah, dan biji-bijian memang dikenal sebagai makanan sehat penuh nutrisi. Namun, perlu diketahui juga bahwa beberapa makanan bernutrisi ternyata bisa saja beracun dan membahayakan tubuh Anda.
Baca Juga: Covid-19 Bisa Sembuh dengan Obat-Obatan Murah? Begini Penjelasan Dokter
Dilansir dari Babamail, berikut adalah beberapa makanan yang biasa dikenal sehat tapi bisa juga berbahaya, antara lain:
3. Hadapi New Normal, Hindari Memegang 7 Permukaan Benda Ini di Tempat Umum
Virus corona yang terjadi di Indonesia memang masih terus meningkat. Namun Pemerintah telah mulai melonggarkan pembatasan dan segera melakukan New Normal atau normal baru.
Saat tahap New Normal dan mulai pergi ke luar rumah, artinya Anda musti berhati-hati. Menurut Direktur Pelaksana Zidac Laboratories Inggris, Jurica Weissbarth ia memperingatkan tujuh spot penuh bakteri di tempat umum yang seharusnya Anda hindari.
Berita Terkait
-
Baliho 'Aku Harus Mati' Disorot, Kemenkes: Bisa Picu Pikiran Negatif Pada Orang Rentan
-
Filter Laut yang Kita Santap: Dilema Kerang Hijau dan Kesehatan
-
Alarm Merah Campak 2026: Mengapa Penyakit Kuno Ini Kembali Menghantui Indonesia?
-
Bagaimana Hilangnya Hutan Tropis Memperparah Gelombang Panas Global?
-
Aset IRRA Tembus Rp2,43 Triliun, Laba Bersih Naik 23,03 Persen pada 2025
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
Terkini
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya