Suara.com - Stroke tidak hanya bisa terjadi pada orang dewasa tetapi juga pada bayi dan anak. Hal tersebut diutarakan oleh pengurus Asosiasi Sel Punca Indonesia atau ASPI, dr Dito Anurogo MSc seperti yang Suara.com kutip di Antara.
Kata Dito, meski kasus stroke pada bayi dan anak cenderung jarang ditemui di keseharian, masalah kesehatan tersebut tetap berpotensi mengancam jiwa serta masa depan bayi dan anak.
Stroke yang terjadi dari usia 28 minggu kehamilan hingga 28 hari kehidupan postnatal diklasifikasikan sebagai stroke bayi (perinatal stroke). Stroke yang terjadi setelah 28 hari postnatal hingga anak berusia 18 tahun diklasifikasikan sebagai stroke anak (childhood stroke).
Umumnya, stroke pada bayi dan anak dibedakan menjadi stroke akibat perdarahan (hemoragik), stroke akibat sumbatan (iskemik), dan stroke akibat jendalan atau gumpalan (CSVT atau cerebral sinovenous thrombosis).
Stroke pada bayi (perinatal stroke) secara umum dibagi dua, yakni stroke iskemik dan hemoragik.
Angka kejadiannya cukup bervariasi. Stroke iskemik terjadi 1 dari 3500-10 ribu bayi baru lahir. Angka insidensi stroke hemoragik perinatal sebesar 1 per 6300 bayi lahir hidup. Angka prevalensi stroke hemoragik perinatal 6,2 per 100 ribu bayi lahir hidup.
Stroke pada anak (childhood stroke) juga dibedakan menjadi stroke iskemik dan stroke hemoragik. Stroke iskemik memengaruhi 1-2 per 100 ribu anak setiap tahunnya di negara-negara maju.
Stroke hemoragik pada anak dapat berupa perdarahan intraserebral (ICH), perdarahan intraventricular (IVH), atau perdarahan subarachnoid (SAH). Adapun angka insidens stroke hemoragik pada anak sekitar 1-1,7 per 100 ribu anak per tahun.
Pada tahun 2013, terdapat 97.792 kasus stroke iskemik anak dan 67.621 stroke hemoragik anak. Jumlah itu menunjukkan peningkatan 35 persen dari keseluruhan prevalensi stroke pada anak sejak tahun 1990. Jelaslah bahwa problematika stroke anak telah menjadi isu kesehatan global.
Baca Juga: Kecanduan Game saat Pandemi Covid-19, Bocah Ini Terserang Stroke
Penyebab
Penyebab stroke iskemik adalah keberadaan sumbatan pembuluh darah arteri di otak. Umumnya karena jendalan atau gumpalan, yang dalam dunia kedokteran disebut sebagai thrombus atau thromboembolism.
Stroke melibatkan pembuluh darah otak (middle cerebral artery), dan menyerang beberapa area di otak, misalnya: otak besar (cerebellum), batang otak, thalamus, lobus temporal mesial (bagian samping otak), lobus occipital (bagian belakang otak).
Proses kematian sel (nekrosis) berlangsung cepat di inti daerah iskemik di otak, begitu pula apoptosis (kematian sel akibat bunuh diri) terjadi dalam beberapa jam hingga beberapa hari di otak yang disebut sebagai daerah penumbra.
Beberapa faktor risiko pemicu seperti: infeksi, penyakit pembuluh darah arteri, penyakit jantung bawaan, kelainan darah, juga faktor risiko dari ibu seperti: mandul, keracunan kehamilan (preeclampsia), penyakit autoimun, dan penggunaan obat juga meningkatkan risiko bayi dan anak menderita stroke iskemik.
Sekitar 20 persen stroke iskemik dapat disebabkan oleh pembedahan atau operasi (dissection).
Sementara stroke hemoragik terjadi akibat multifaktorial serta memiliki beragam faktor risiko. Stroke hemoragik pada bayi disebabkan kecelakaan, kerentanan perdarahan (bleeding diatheses), konsumsi salisilat, kegagalan proses pembentukan pembuluh darah (vascular malformation), penyakit bawaan sejak lahir (disebut von Willebrand diseases), riwayat obat antikoagulan yang dikonsumsi ibu (obat tersebut mampu mengurangi faktor pembekuan yang bergantung vitamin K).
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya