2. Daging kalkun dan angsa
Daging ayam dan bebek tergolong aman dikonsumsi penderita asam urat. Namun, daging kalkun dan angsa mengandung purin yang tinggi.
3. Makanan laut
Makanan laut (kerang, ikan teri, sarden, tuna, tiram, udang, lobster, dan kepiting) sangat bagus untuk otak, tapi bagi penderita asam urat makanan ini perlu dibatasi karena mengandung banyak purin.
Tetapi, penderita dapat mengonsumsi ikan salmon apabila ingin memakan makanan laut.
4. Jeroan
Sama halnya dengan daging merah, jeroan seperti hati sapi hingga usus ayam mengandung purin yang tinggi.
Tidak hanya memicu penyakit asam urat, makanan ini dapat menimbulkan serangan gout apabila dikonsumsi oleh penderita asam urat yang sudah lama.
5. Minuman manis
Baca Juga: 5 Herbal Atasi Nyeri Asam Urat, Mudah Didapat!
Jenis minuman ini disukai banyak orang. Tapi, minuman dengan kadar gula tinggi seperti soda atau minuman kemasan lainnya dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah karena kandungan fruktosa.
Minuman beralkohol juga termasuk, terutama jenis bir. Selain mengandung banyak purin, bir membuat tubuh kesulitan mengeluarkan asam urat dari dalam tubuh.
Sedangkan makanan di bawah ini dapat dikonsumsi penderita asam urat namun dalam jumlah terbatas:
- Produk olahan kacang kedelai seperti tahu, tempe, kecap manis, susu kedelai, dan tauco.
- Produk olahan gandum utuh seperti bubur gandum (oatmeal), sereal, dan roti gandum.
- Kacang-kacangan seperti kacang merah, kacang hijau, kacang tanah, tauge, dan melinj.
- Sumber lemak jenuh seperti susu, keju, mentega, kue, sosis, kulit ayam, dan daging berlemak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital