Suara.com - Mengkudu diyakini memiliki manfaat baik untuk pasien Covid-19 dan bisa mempercepat proses penyembuhan. Benarkah?
Ada juga pembahasan tentang gejala Covid-19 dari warna dan bau urine, serta makanan yang harus dihindari jika ingin menurunkan kolesterol.
Simak berita kesehatan menarik dari Suara.com hari ini, Kamis 23 Juli 2020.
1. Setelah Temulawak, Mengkudu Diklaim Bisa Percepat Penyembuhan Covid-19
Setelah sebelumnya temulawak dan ikan gabus yang disebut bisa bisa menangkal virus corona, kini giliran mengkudu yang diklaim bisa membantu mempercepat proses pemulihan kesehatan tubuh bagi pasien positif.
Mengkudu itu dijadikan sari atau ekstraksi yang dikenal dengan nama Trasdar Jus C-19. Ramuan tersebut merupakan hasil karya dari Trasdar Jus C-19, Irwan Paturusi, seorang warga Kecamatan Mariso, Kota Makassar. Demikian seperti dikuitp dari Antara, Kamis, (23/7/2020).
2. Gejala Covid-19, Cek Warna dan Bau Urine Anda!
Virus corona Covid-19 telah menginfeksi lebih dari 15 juta orang di dunia. Tak semua orang pun mengalami gejala Covid-19 yang umumnya berupa batuk, demam tinggi dan sesak napas.
Baca Juga: Ahli Infeksi AS Sebut Virus Corona Tidak Akan Pernah Bisa Hilang
Beberapa pasien Covid-19 bisa tidak mengalami gejala apapun dan gejala aneh lainnya. Anda bisa berisiko terinfeksi virus corona Covid-19 bila urine mulai berbau sangat kuat.
3. Bahaya! Hentikan Kebiasaan Melingkarkan Ikat Rambut di Pergelangan Tangan
Banyak wanita sering melingkarkan ikat rambut di pergelangan tangan, baik ikat rambut berbahan karet, kain atau lainnya. Mereka melakukannya agar tidak perlu kebingungan ketika membutuhkan ikat rambut.
Ada pula yang sengaja melingkarkannya di pergelangan tangan agar ikat rambut tidak mudah hilang atau jatuh. Tapi, kebiasaan itu justru bisa berdampak buruk pada kesehatan.
Berita Terkait
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius