Suara.com - American Cancer Society mengeluarkan pedoman baru bagi perempuan untuk memulai skrining kanker serviks pada usia 25 tahun hingga usia 65 tahun, dengan uji human papillomavirus (HPV) primer setiap lima tahun sekali.
Panduan yang diperbarui ini muncul dalam jurnal ACS CA: A Cancer Journal for Clinician. Terakhir kali ACS memperbarui pedomannya pada 2012, dan merekomendasikan untuk memulai skrining pada usia 21 tahun.
Dalam sebuah pernyataan, organisasi tersebut menjelaskan keputusan menaikkan usia untuk skrining kanker serviks didasarkan pada data baru yang menunjukkan vaksinasi telah menyebabkan penurunan tingkat perubahan serviks prekanker, yang merupakan prekursor kanker.
Tingkat kanker serviks rendah pada kelompok usia 20 hingga 24 tahun, dan jumlahnya diperkirakan akan menurun seiring dengan meningkatnya penggunaan vaksin.
Debbie Saslow, direktur pelaksana HPV & GYN Cancers untuk ACS mengatakan rekomendasi yang efisien akan meningkatkan kepatuhan (perempuan) dan mengurangi potensi bahaya.
Menurut ACS, tes HPV lebih akurat daripada tes Pap Smear, dan melakukannya setiap lima tahun sekali dapat mengurangi risiko kanker serviks.
"Kami memperkirakan... memulai dengan tes HPV primer pada usia 25 tahun akan mencegah 13 persen kanker serviks dan 7 persen kematian akibat kanker leher rahim," kata Saslow.
Dilansir CNN, semua pedoman ACS tentang skrining kanker dibuat oleh sekelompok pakar yang terdiri atas 11 dokter dan profeional perawatan kesehatan masyarakat serta satu advokat pasien.
Baca Juga: Dukung Sesama Perempuan, Tantangan Foto Hitam Putih Ramai di Instagram
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin