Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengonfirmasi kabar penyebaran virus Corona Covid-19 di lingkungan kantornya.
Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI Achmad Yurianto membenarkan 49 karyawan Kemenkes RI terinfeksi Covid-19 dan berstatus positif.
"Iya (49 karyawan positif Covid-19)," ujar Yurianto saat dihubungi suara.com, Kamis (13/8/2020).
Namun dari jumlah itu sebagian besar mereka dalam kondisi asimtomatik atau konfirmasi tanpa gejala. Yurianto bercerita hanya 2 dari 49 orang yang positif dirawat di rumah sakit.
"Data kita masih 49 orang (positif Covid-19), yang masuk rumah sakit cuman 2 orang," terangnya.
2 orang yang mendapat perawatan di rumah sakit ini, semata-mata karena keduanya memiliki penyakit komorbid atau penyakit penyerta seperti asma. Tapi setelah dirawat selama tiga hari kata Yurianto, 2 orang ini sudah kembali pulang.
Akhirnya total 49 orang saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah. Apalagi pegawai kemenkes sudah paham betul bagaimana prosedur saat menjalani isolasi mandiri.
Hal ini juga dibenarkan Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes RI drg. Widyawati, MKM. Dia menyebutkan seluruh karyawan yang berstatus positif ditangani puskesmas setempat dan unit pelayanan kesehatan (UPK) Kemenkes.
"Terpapar ya ada. Semua itu sudah ditindaklanjuti dengan isolasi mandiri dan berkoordinasi dengan puskesmas setempat serta UPK yang setiap hari memantau perkembangannya," terangnya.
Baca Juga: Singgung Anji dan Hadi Pranoto, Kemenkes: Tokoh Publik Berikan Pencerahan
Beberapa orang juga menurut Widyawati sudah dinyatakan sembuh dan menjalani masa pemulihan, lalu kembali bekerja. Kini, Kemenkes juga masih terus melakukan tracing dengan pemeriksan swab test kepada mereka yang dicurigai terinfeksi atau suspek.
"Pemeriksaan berjalan terus dan proses sembuh juga ada. Intinya protokol kesehatan tetap dijalankan dengan baik," tutupnya.
Perang Melawan Covid-19
Sementara itu, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta masyarakat untuk menjadikan momen Hari Kemerdekaan RI ke-75 17 Agustus untuk bersatu melawan Covid-19.
Wiku mencontohkan jika rakyat Indonesia bisa bersatu melawan kolonialisme saat dijajah Belanja silam, maka saat ini seharusnya juga bisa bersatu melawan virus Sars-Cov 2 penyebab penyakit Covid-19.
"Perjuangan melawan kolonialisme telah berlalu, kini di usia 75 tahun kita dihadapkan dengan perjuangan lainnya yaitu melawan pandemi covid-19," kata Wiku dalam konferensi pers dari istana presiden, Kamis (13/8/2020).
Berita Terkait
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
-
Terbongkar! Kemenkes Tegas soal Pasien BPJS PBI Dinonaktifkan: Rumah Sakit Wajib Tetap Tangani
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
-
Kemenkes Bangun 66 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Apa Saja Fasilitas Canggihnya?
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru