Suara.com - Para peneliti mengatakan perempuan tergolong tidak terlalu rentan mengalami jet lag dibandingkan pria karena jam istirahat tubuhnya yang berbeda.
Ternyata, wanita lebih tahan terhadap gangguan ritme sirkadian yang membuat mereka mengatasi efek dari bekerja secara shift dengan sangat baik.
Selain itu, wanita juga cenderung paling aktif di pagi hari, mirip dengan pola yang terlihat pada anak-anak dan mungkin terkait dengan naluri keibuannya.
"Wanita tampaknya lebih tahan terhadap gangguan jam tubuh, seperti gangguan akibat kerja shift atau perubahan zona waktu yang sering," Dr Sean Anderson, dikutip dari The Sun.
Temuan dari penelitian terhadap lebih dari 53 ribu orang menunjukkan bahwa jenis kelamin dan usia adalah faktor penentu cara jam tubuh diatur.
Secara tradisional, wanita lebih sering bangun di malam hari daripada pria untuk menjaga bayi yang gelisah sehingga tampak siap untuk mengatasi gangguan tersebut.
Mereka tidur lebih lama, menghabiskan lebih banyak waktu untuk tidur nyenyak dan bangun lebih awal. Sebaliknya, mereka justru lebih aktif di malam hari.
Temuan mereka mencerminkan sesuatu yang terlihat dalam percobaan pada hewan. Mereka bisa memberikan wawasan berharga tentang kemungkinan hubungan antara jam tubuh dan penyakit, mulai dari kanker hingga demensia.
Baca Juga: Mual-Muntah dan Diare, Waspadai Gejala Virus Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik