Suara.com - Alat pengukur tekanan darah atau tensimeter, tidak hanya tersedia di fasilitas layanan kesehatan tapi juga bisa dibeli untuk penggunaan rumah tangga sehari-hari.
Menurut Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskuler Indonesia Dr. dr. Isman Firdaus mengatakan, masyarakat bisa melakukan pengukuran tensi darah dua tahun sekali jika memiliki tekanan darah normal yaitu di bawah 120 per 80.
"Tapi kalau di atas 140 harus diukur tiga kali dalam seminggu dengan waktu yang sama, intensitas yang sama, sebelum tidur. Kalau masih di atas 40 sebaiknya cek ke dokter apakah perlu obat atau tidak," kata dokter Isman dalam siaran langsung Radio Kesehatan Kemenkes, Senin (24/5/2021).
Untuk penggunaan rumah, Isman menyarankan agar masyarakat memilih menggunakan tensimeter digital. "Bukan di jari atau di pergelangan tangan," imbuhnya.
Saat pemeriksaan dilakukan, sebaiknya dalam kondisi fit dan rileks. Perasaan stres justru dapat meningkatkan tekanan darah. Begitu pula dengan aktivitas fisik maupun olahraga.
"Sebaiknya dikerjakan menjelang tidur. Kalau habis aktivitas atau habis olahraga gitu, istirahat dulu 30 menit sebelum di tensi. Duduk tanpa bersandar dan kaki menapak ke tanah," ucapnya.
Tekanan darah disebut normal jika hasil pengukuran tidak lebih dari 120 per 80. Tetapi jika sudah melebih 140 per 90 dalam tiga kali pengukuran selama sepekan, dokter Isman menganjurkan agar melakukan konsultasi ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut.
Sebab hipertensi rata-rata tidak menimbulkan gejala apa pun meski tensi semakin meningkat ke arah hipertensi.
"Hipertensi harus diperiksa minimal tiga kali dalam seminggu dalam kondisi yang sama, waktu yang sama, dan tanpa dipengaruhi faktor yang menyebabkan peningkatan darah seperti cermat dan stres," jelas dokter Isman.
Baca Juga: Obesitas Bisa Picu Darah Tinggi, Yuk Jaga Pola Hidup Sehat
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?