Semakin tinggi tekanannya, maka semakin sedikit darah yang bisa mengalir ke otak. Semakin parah sumbatannya bisa membuat pembuluh darah pecah. Akhirnya terjadi pendarahan di otak dan sel otak bisa mati.
Sebenarnya ada banyak penyebab stroke, tapi salah satu penyebab yang paling umum adalah hipertensi.
3. Faktor Penyebab Hipertensi
Hipertensi bisa disebabkan karena faktor pola makan tidak sehat, terutama terlalu banyak asupan natrium atau garam. Selain itu, faktor stres, kurang aktivitas fisik, berat badan berlebihan juga bisa memicu terjadinya hipertensi.
Darah Rendah
Darah rendah disebut juga hipotensi, yaitu penurunan tekanan darah yang drastis. Dikatakan hipotensi jika tekanan darahnya di bawah normal yaitu kurang dari 90/60 mmHg.
Hipotensi terjadi karena berkurangnya volume darah yang seharusnya bersirkulasi di pembuluh darah. Padahal, darah yang dipompa dari jantung mengandung oksigen dan nutrisi. Darah tersebut mengalir ke otak, ginjal, dan organ penting dalam tubuh.
Jadi, kalau darah tidak tersebar ke dalam tubuh, maka organ-organ yang penting tidak akan mampu berfungsi dengan baik.
Misalnya otak, sel dalam otak butuh oksigen yang cukup untuk bekerja. Jika otak kekurangan oksigen, maka kepala akan pusing. Gejala lainnya adalah badan terasa lemas, nafas pendek, dan bahkan pingsan.
Biasanya hipotensi tidak terlalu berakibat fatal bagi penderitanya. Tapi jika gejalanya dibiarin terlalu lama, tetap bisa berbahaya.
1. Faktor Penyebab Hipotensi
Hipotensi bisa terjadi saat seseorang kelaparan, mengubah posisi tubuh terlalu cepat (misalnya saat jongkok lalu berdiri), kekurangan sel darah merah, terlalu lama terpapar sinar matahari, reaksi alergi, dan kurang air mineral.
Baca Juga: Astra Serahkan Bantuan Oksigen untuk Indonesia
2. Cara Mengatasi Hipotensi
Hipotensi bisa dicegah atau diatasi dengan konsumsi lebih banyak air mineral, makan teratur dan dengan gizi seimbang, konsumsi makanan yang mengandung B12 dan zat besi. Juga sandarkan kepala ke tempat yang lebih tinggi jika mengalami gejala hipotensi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
Terkini
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital