Suara.com - ASICS mengajak masyarakat dunia untuk merasakan pengalaman dalam meningkatkan pikiran melalui kegiatan berolahraga sebagai bagian dari studi langsungnya. Studi yang dilakukan untuk pertama kalinya di dunia ini membahas tentang dampak bergerak pada pikiran.
Menggunakan kombinasi teknologi AI pemindaian wajah dan pengumpulan data diri, setiap orang akan dapat melihat hasil dari olahraga yang dilakukannya, yang diukur dengan 10 metrik emosional dan kognitif, termasuk kepercayaan diri, kepositifan, ketenangan, dan fokus. Ini semua bertujuan untuk melihat bagaimana perbedaan kegiatan berolahraga dapat mempengaruhi pikiran dan perasaan mereka.
Kini, ASICS menerapkan temuannya dengan peluncuran studi yang akan dibuat dalam skala yang lebih luas secara global, dan memungkinkan seluruh masyarakat di mana saja untuk melihat dan mengalami dampak langsung berolahraga pada pikiran melalui salah satu dari 25 kegiatan olahraga berbeda yang dapat mereka pilih.
“Saat kita semua menghadapi dunia yang banyak perubahan pada masa pandemi, kekuatan dalam berolahraga secara konsisten adalah satu-satunya cara kita untuk dapat tetap bertahan. Itulah mengapa misi utama kami adalah untuk mengajak sebanyak mungkin orang untuk merasakan langsung manfaat secara fisik dan mental dari berolahraga," ungkap Yasuhito Hirota, President & COO ASICS, dalam siaran pers yang diterima Suara.com.
"Dengan mengambil bagian dalam sejumlah acara dan aktivitas yang akan kami lakukan secara terus menerus sepanjang tahun, Anda akan ikut berkontribusi pada penelitian penting untuk membantu kami lebih memahami efek semangat berolahraga. Dengan begitu, kami dapat terus menemukan cara baru untuk memberikan semangat dan manfaat bagi semua orang pada tahun 2022 dan seterusnya,” tambah Yasuhito.
ASICS telah mengadakan program dan riset untuk menginspirasi dan menggerakkan semangat masyarakat Indonesia dan seluruh dunia untuk tetap berolahraga bersama. Bekerjasama dengan komunitas lari terpilih di seluruh Indonesia dengan total 100 orang terpilih, mereka akan merasakan langsung perbedaan berolahraga lari menggunakan produk sepatu terbaru dari ASICS dengan melihat hasil perbedaan sebelum dan setelah berolahraga melalui aplikasi Mind Uplifter™.
Selanjutnya, dari 100 orang yang terpilih untuk mengikuti program trial, mereka dibagi kembali menjadi 2 bagian yang masing-masingnya berisi 10 komunitas.
Selain bertujuan untuk mencoba sepatu dari ASICS, mereka pun telah membagikan cerita dan pengalaman saat berolahraga menggunakan sepatu terbaru dari ASICS, yaitu Gel-Kayano 28 dan Novablast 2, yang dituangkan di akun media sosial Instagram masing-masing.
Tercatat sebanyak 220 kali percobaan yang dilakukan oleh total 100 orang yang menggunakan sepatu ASICS untuk berolahraga dan menggunakan aplikasi Mind Uplifter™ sebagai dukungan metrik cerdas untuk berolahraga.
Baca Juga: Bagi Anak Laki-Laki, Aktif Olahraga Bisa Tingkatkan Kesehatan Mental
Pada fase akhir, 20 orang yang telah terpilih dengan cerita pengalaman dan hasil riset paling menarik saat melakukan trial sebelumnya, mendapatkan eksklusif training program selama 1 bulan. Dan di penghujung acara, 20 orang yang sudah terpilih akan diikutsertakan pada kegiatan 5k time trial yang ditujukan ASICS sebagai selebrasi pada cabang olahraga lari di seluruh dunia.
Meningkatkan Sejuta Pikiran
ASICS uplift one million minds through sport mengundang seluruh masyarakat di dunia untuk turut merasakan kekuatan berolahraga yang akan membangkitkan semangat dan menjadi salah satu dari jutaan pikiran yang tergerak pada tahun 2021.
ASICS juga menantang masyarakat di mana saja untuk menggunakan Mind Uplifter™ untuk melihat hasil dari kesehatan mental sebelum dan sesudah mereka berolahraga lari, dan membagikan hasil tersebut di akun media sosial mereka menggunakan hashtag #UpliftingMinds.
Pengguna dapat ambil bagian secara langsung dan aktif bersama ribuan pelari di seluruh dunia untuk ikut berpartisipasi di World Uplifting Minds Run, yang tersedia melalui aplikasi ASICS Runkeeper™.
Selain olahraga lari, ASICS akan menyelenggarakan serangkaian kegiatan olahraga lainnya sepanjang tahun untuk mendorong partisipasi yang lebih luas dan menunjukkan kekuatan semua cabang olahraga untuk meningkatkan pikiran.
Berikut cara untuk ikut dan bergabung dengan studi langsung pertama di dunia tentang dampak berolahraga pada pikiran:
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit