Suara.com - Seorang wanita memiliki ukuran payudara yang sangat berbeda drastis sejak awal memasuki masa pubertas. Mulanya, wanita bernama Becca Butcher sempat menjadi sasaran bullying oleh teman-temannya di masa sekolah ketika ukuran payudaranya tidak berkembang.
Tapi, dokter mengatakan kondisi yang dialami oleh Becca Butcher adalah hal yang normal. Ia mengatakan Becca Butcher mungkin hanya mengalami keterlambatan perkembangan ukuran payudara.
"Saya memperhatikan satu payudara saya berkembang lebih besar dan lainnya tidak. Saya juga kesulitan memilih bra sampai seorang tempat juga mengomentari kedua ukuran payudara saya yang berbeda," kata Becca.
Becca pun berulang kali mengunjungi dokter untuk konsultasi ukuran payudara yang berbeda. Tapi, dokter selalu mengatakan bahwa itu hal yang wajar terjadi karena ia masih dalam masa pubertas.
"Saya selalu mengunjungi dokter setiap 6 bulan atau lebih selama usia 15 hingga 16 tahun. Tapi, dokter selalu mengatakan saya masih dalam masa pubertas," jelasnya.
Seiring berjalannya waktu, payudara kanan Becca justru berkembang hingga ukuran D dan payudara kirinya justru tetap pada ukuran A ketika ia sudah menginjak usia 23 tahun.
Saat itu, ia mulai khawatir dengan kondisi payudaranya. Akhirnya, ia mencari tahu sendiri kondisinya secara online. Ternyata, masalah perbedaan ukuran payudara yang dialami Becca disebut dengan sindrom Polandia.
Sindrom Polandia adalah cacat lahir yang ditandai dengan otot dada yang kurang berkembang dan terkadang jari-jari pendek berselaput di satu sisi tubuh.
Namun dilansir dari Metro UK, sindrom Polandia ini lebih banyak menyerang pria. Kini, Becca Butcher pun membagikan kisahnya karena ingin memperingatkan wanita lain untuk lebih mewaspadai kondisi langka tersebut.
Baca Juga: Mungkinkah Virus Corona Covid-19 Sebabkan Batuk Berdahak?
Becca mengaku sempat mendapat tawaran untuk melakukan operasi payudara gratis di NHS. Tapi, ia menolaknya karena merasa payudaranya tidak perlu dioperasi agar memiliki ukuran yang sama besarnya.
Apalagi, Becca juga memiliki pasangan bernama Kyle Officier yang telah menerima dirinya apa adanya dan tidak mempermasalahkan ukuran kedua payudara yang berbeda.
Becca juga menegaskan bahwa sindrom Polandia ini mungkin tidak akan mempengaruhi kesehatan seseorang secara fisik, tetapi mempengaruhi kesehatan mental penderitanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak