Metode kedua, tes antigen. Berfungsi mendeteksi COVID-19 melalui bagian luar protein virus (antigen). Nama lain tes metode ini ialah diagnostic test, viral test dan rapid test. Testing ini tidak membutuhkan pemrosesan di laboratorium dan hasilnya dapat diketahui sekitar 15 sampai dengan 30 menit setelah spesimen hasil swab dilakukan. Metode ini cukup unik karena dapat dijadikan sebagai metode skrining maupun diagnostik. Tergantung situasi dan kondisi penggunaannya.
Dalam keadaan kondisi kasus yang tinggi dan keterbatasan fasilitas, rapid tes antigen dapat digunakan sebagai alat diagnostik. Namun dengan catatan alat harus dipastikan memiliki kemampuan deteksi yang tinggi dan mendapatkan rekomendasi oleh badan Kesehatan internasional.
"Saran penggunaan tes antigen ini ialah untuk mendeteksi kasus positif pada kumpulan kasus dalam jumlah yang banyak secara lebih efisien dan memonitoring berkala tren kasus populasi beresiko," lanjutnya.
Metode ketiga, yaitu tes antibodi. Bertujuan mendeteksi terbentuknya antibodi spesifik yang diproduksi tubuh akibat reaksi dengan antigen. Baik karena infeksi alamiah ataupun vaksinasi. Tes ini dapat melihat riwayatpenyakit COVID-19 seseorang dimasa lampau. WHO tidak merekomendasikan penggunaan alat ini untuk skrining maupun peneguhan diagnosa.
Berita Terkait
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
-
Cerpen Putik Safron di Sayap Izrail: Kematian Sang Marbut di Tengah Pandemi
-
Pandemi dan Teori Konspirasi di Novel Si Putih Karya Tere Liye
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal