Suara.com - Kesibukan bekerja kerap kali membuat sejumlah orang kurang memperhatikan kesehatan. Waktu bekerja yang berlebihan juga bisa jadi salah satu penyebab menurunnya kualitas kesehatan seseorang.
Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata penduduk usia 15 tahun ke atas menghabiskan waktu 41,49 jam per minggu untuk bekerja dalam empat tahun terakhir. Angka itu melebihi batas ideal yang ditetapkan, yakni 40 jam seminggu.
Penghitungan itu belum termasuk waktu tempuh yang dihabiskan untuk pergi dan pulang ke tempat bekerja serta pekerjaan sampingan lainnya. Akibat kesibukan itu, memperhatikan pola hidup sehat bisa jadi terabaikan.
Padahal, pola hidup sehat di masa muda bisa menurunkan berbagai potensi juga risiko penyakit kritis saat lanjut usia.
"Fenomena gig economy yang semakin marak saat ini, terlebih pada generasi milenial tentu perlu diimbangi dengan menjaga kesehatan, agar saat ini dan hari tua nanti penuh dengan rasa tenang," kata VP, Head of Marketing & Branding and Digital Channel Astra Life Windy Riswantyo melalui siaran pers tertulisnya, Selasa (31/5/2022).
Windy membagikan kiat untuk menciptakan hidup berkualitas di masa tua yang bisa dengan mudah dilakukan generasi muda mulai sekarang.
1. Jaga kebugaran tubuh dengan aktif bergerak
Berolahraga teratur secara konsisten dapat membuat tubuh lebih bugar dan sehat. Namun, padatnya jadwal bekerja yang dihadapi milenial seringkali menjadi hambatan untuk meluangkan waktu berolahraga.
Kondisi itu bisa disiasati dengan olahraga secara sederhana, misalnya luangkan 10-15 menit setiap pagi untuk latihan fisik di rumah dengan alat olahraga sederhana seperti skipping, hand grip, dan dumbbell.
Baca Juga: Suara.com Bersama Kominfo Serta Kutub.id Dorong Anak Muda Melek Digital dan Buat Konten Berkualitas
Ketika sudah berada di tempat bekerja, memastikan tubuh tetap aktif bergerak juga bisa dilakukan dengan beragam cara. Misalnya, naik turun tangga menuju ke ruang kerja, mengisi botol minum di ruang pantry, serta melakukan peregangan otot-otot setelah duduk dalam jangka waktu yang lama.
Selain bermanfaat untuk kebugaran, membuat tubuh aktif bergerak juga bisa sebagai pencegahan penyakit yang kerap kali muncul saat memasuki masa tua, seperti penyakit jantung, stroke, kolesterol tinggi, osteoporosis, hingga diabetes.
2. Jaga kesehatan tubuh dengan cek rutin
Di tengah kesibukan, luangkan waktu untuk melakukan pengecekan kesehatan rutin setidaknya 1 -2 tahun sekali. Selain karena biayanya yang dianggap cukup mahal, seseorang seringkali mengabaikan pentingnya medical check-up rutin karena khawatir saat mengetahui hasil pemeriksaan yang akan didapat.
Padahal pengecekan ini berguna untuk memastikan kondisi tubuh tetap sehat dan membantu penanganan yang lebih awal jika ada indikasi penyakit tertentu di dalam tubuh. Pengecekan kesehatan yang sederhana dapatndilakukan sendiri, misalnya dengan memiliki timbangan berat badan, tensimeter, atau glukometer yang bisa digunakan secara rutin.
Jika hasil pemeriksaan tidak sesuai batas normal, bisa segera konsultasikan ke dokter. Saat ini sudah banyak tersedia platform telemedisin yang membuat konsultasi dengan dokter bisa dilakukan di manapun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan