Suara.com - Hanya karena sama-sama menyerang saluran napas, banyak orang menyandingkan asma dengan bronkitis. Apalagi jika penyakit ini terjadi pada anak.
Padahal menurut Dokter Spesialis Anak, dr. Lucky Yogasatria, Sp.A bronkitis dan asma adalah dua penyakit yang berbeda. Mulai dari penyebabnya hingga gejala yang ditimbulkan.
Ia mengatakan bahwa bronkitis adalah penyakit saluran napas yang terdiri dari 'bronkus' yang berarti saluran napas bawah dan 'itus' yang artinya peradangan.
"Jadi bronkitis adalah peradangan yang terjadi di saluran pernapasan bawah yang biasanya disebabkan oleh polutan udara yang membahayakan paru seperti asap kendaraan bermotor, rokok, dan segala jenis bahan beracun lainnya," jelas dr. Lucky melalui konten instagramnya dikutip suara.com, Selasa (7/6/2022).
Jika bronkitis adalah peradangan, maka asma adalah penyakit pernapasan yang dimiliki seseorang karena alergi yang diturunkan orangtuanya atau genetik, sehingga pemicunya harus diketahui, untuk mengontrol agar penyakitnya tidak kambuh.
"Asma merupakan penyakit yang menyerang seorang pasien yang memiliki saluran napas cenderung sensitif," tutur dokter yang sering memberikan edukasi di Klinik Kecil itu.
Sehingga saat pemicu asma bertemu dengan penderitanya, akan menyebabkan saluran napas mengkerut atau mengecil sehingga, saluran napas jadi tersendat dan terjadilah sesak napas asma.
"Tapi kalau pemicunya hilang maka sesaknya juga akan hilang," tutupnya.
Meski bisa berbeda pada setiap orang, beberapa pemicu asma yang paling sering sebabkan kekambuhan, seperti perubahan suhu kondisi geografis, alergen, aktivitas fisik, asap rokok, ekspresi emosi yang berlebihan, dan polusi udara.
Baca Juga: Kabar Baik, Pengidap Alergi Makanan Berisiko Kecil Terinfeksi Covid-19
Berita Terkait
-
Novel Jangan Bercerai, Bunda: Sebuah Cermin Retak Rumah Tangga
-
Rumah Ambruk, Diding Boneng Kini Sakit Asma
-
Ulasan Novel Rumah Tanpa Jendela: Tidak Ada Mimpi yang Terlalu Kecil
-
Benarkah Pil KB Picu Risiko Asma Bagi Perempuan Muda? Ini Fakta Penelitian
-
Review Film Assalamualaikum Baitullah: Menyentuh dan Bikin Rindu Tanah Suci
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya