Suara.com - Banyak pasangan mungkin mengabaikan pentingnya berciuman untuk menjaga hubungan tetap harmonis. Padahal, berciuman sama pentingnya dengan berhubungan seks rutin.
Gigi Engle, ACS, pendidik seks bersertifikat di 3Fun, setuju bahwa berciuman memainkan peran penting dan meningkatkan kedekatan emosional dengan pasangan.
Terlebih, berciuman yang cukup lama berkontribusi memunculkan gairah seksual. Berciuman adalah pintu dari aktivitas seksual lainnya.
Ada sebuah bukti ilmiah bahwa berciuman bisa meningkatkan kesehatan fisik dan mental Anda dengan membangun keintiman dengan orang-orang dalam hidup Anda yang baik utnuk kesejahteraan.
Berikut ini dilansir dari Metro UK, beberapa manfaat kesehatan dari berciuman dengan pasangan.
1. Menghilangkan stres
Berciuman dengan pasangan bisa membantu mengurangi kadar kortisol dalam tubuh. Hormon kortisol yang meningkat inilah yang menyebabkan kita merasa stres.
Para peneliti dalam satu studi tahun 2016 menemukan bahwa peserta yang tidak senang dengan penampilan fisik mereka memiliki kadar kortisol yang lebih tinggi.
2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Baca Juga: Rini S Bon Bon Terapkan Hidup Sehat Sebelum Meninggal Dunia
Menurut penelitian dalam jurnal akses terbuka Microbiome, berciuman bisa mentransfer sebanyak 80 juta bakteri selama 10 detik antara Anda dan pasangan.
Meskipun kedengarannya mengerikan, tapi berciuman justru membantu meningkatkan sistem kekebalan Anda. Semakin beragam kuman dalam mikrobiota usus Anda, semakin kuat sistem kekebalan Anda.
3. Mengatasi otak yang overdrive
Selama berciuman, sensitivitas bibir ini menyebabkan otak kita membuat koktail kimia yang bisa memberi kita rasa kenyang secara alami. Koktail ini terdiri dari tiga bahan kimia, yang semuanya dirancang untuk membuat kita merasa lebih baik dan menginginkan lebih, yakni dopamin, oksitosin, dan serotonin.
Sedangkan, oksitosin ini juga dikenal sebagai hormon cinta. Sehingga, adanya hormon ini membuat kita merasa terikat dan penuh kasih sayang terhadap pasangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit