Selain itu penderita juga dapat mengalami ruam pada kulit, diare, pembengkakan kelenjar getah bening, dan lain sebagainya.
Tahap selanjutnya yakni tahap infeksi laten. Tahap infeksi ini disebut HIV kronis dan HIV inaktif atau dorman. Gejala pada tahap ini dapat berlangsung selama bertahun-tahun, terlebih jika penderita tidak mengonsumsi obat.
Terkadang penderita tidak merasakan gejala apapun pada tahap ini, sehingga disebut HIV asimtomatis.
Tahap yang ke tiga yakni Infeksi HIV bergejala. Pada tahap ini, virus terus menghancrkan sel kekebalan tubuh dan berkembang lebih kuat. Gejala pada tahap ini yakni diare, infeksi jamur pada mulut atau sariawan, demam, kelelahan, herpes, radang.
Tahap ke empat adalah AIDS. HIV yang semakin parah dpat berkembang menjadi AIDS. Ketika sudah berkembang menjadi AIDS, maka virus akan menghancurkan sel imun tubuh. Akibatnya, penderita dapat mengalami infeksi secara terus menerus.
Gejala yang umum pada tahap ke empat adalah demam, bintik putih yang muncul di lidah, merasa lelah, penurunan berat badan, ruam, depresi, dan lain-lain.
Faktor Risiko Terkena HIV/AIDS
HIV/AIDS dapat dicegah dan dihindari dengan tidak melakukan hal-hal berikut. Faktor yang dapat menyebabkan dan meningkatkan risiko terkena HIV/AIDS adalah:
- Berganti-ganti pasangan
- Mengidap penyakit seksual lainnya seperti sifilis, gonore, dan lain-lain
- Tidak menggunakan pengaman saat berhubungan seks
- Penggunaan jarum suntik bersamaan
- Mentato tubuh di tempat yang tidak bersih
- Transfusi darah yang tidak resmi
- Transplantasi organ yang tidak sesuai standar
Demikian penjelasan terkait serba-serbi penyakit HIV/AIDS yang meliputi tanda gejala, penularan, pengobatan, dan cara penularan.
Baca Juga: Ratusan Mahasiswa Bandung Positif HIV/AIDS, Apa Saja Gejala Awal yang Wajib Diwaspadai?
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Ratusan Mahasiswa Bandung Positif HIV/AIDS, Apa Saja Gejala Awal yang Wajib Diwaspadai?
-
Viral Video Ustad Faizar Tebak Penyakit Dokter Richard Lewat Telapak Tanganya, Warganet: Ini yang Dokter Siapa?
-
Pemkot Solo Minta Masyarakat Waspadai Cacar Monyet
-
Upaya Pencegahan Cacar Monyet, Bandara Soekarno-Hatta Perketat Pengawasan Terhadap Penumpang
-
Klaim Dikontrak Rp 1 Miliar Oleh Stasiun Televisi, Gus Samsudin: Saya Nggak Niat Cari Uang
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun