Suara.com - Memilih springbed yang tepat bukanlah hal mudah bagi sebagian masyarakat. Banyak yang bingung dengan beragam pilihan di pasaran, ditambah dengan klaim kualitas yang seringkali sulit dibuktikan.
Konsumen kerap mengeluhkan sulitnya menilai kenyamanan dan bahan kasur tanpa mencobanya terlebih dahulu.
Tidak sedikit juga yang menginginkan kasur yang tidak hanya nyaman, tetapi juga mendukung kesehatan jangka panjang, terutama untuk menjaga tulang belakang dan postur tubuh.
Berikut beberapa tips untuk memilih springbed yang tepat:
Tentukan Jenis Matras:
Springbed Bonnell: Jenis pegas ini lebih kaku dan memberikan dukungan yang lebih baik pada tubuh, cocok untuk yang membutuhkan dukungan ekstra.
Pocket Spring: Setiap pegas terbungkus dalam kantong terpisah, memberikan dukungan lebih merata dan mengurangi gangguan dari gerakan pasangan tidur. Cocok untuk tidur yang lebih nyaman tanpa gangguan.
Memory Foam: Bahan ini akan mengikuti bentuk tubuh dan mengurangi tekanan pada titik-titik tertentu. Cocok untuk Anda yang mencari kenyamanan ekstra.
Perhatikan Tingkat Kekerasan (Firmness):
Springbed memiliki berbagai tingkat kekerasan, seperti soft, medium, dan firm. Pilihlah tingkat kekerasan yang sesuai dengan preferensi tidur Anda.
Jika tidur dengan posisi tengkurap atau terlentang, pilih yang medium hingga firm untuk mendukung punggung.
Jika lebih sering tidur miring, matras dengan tingkat kekerasan soft hingga medium bisa memberikan kenyamanan lebih.
Uji Kenyamanan Secara Langsung:
Cobalah berbaring di atas springbed di toko untuk beberapa menit untuk merasakan kenyamanannya. Pastikan bagian tubuh seperti punggung dan pinggul mendapatkan dukungan yang baik.
Ukuran Springbed:
Pilih ukuran yang sesuai dengan ruang tidur dan kebutuhan Anda. Pastikan panjang dan lebar matras cukup untuk tidur dengan nyaman, sehingga tidak merasa sempit saat bergerak.
Perhatikan Bahan Pelapis dan Kualitas:
Periksa bahan pelapis springbed seperti kain atau busa. Bahan berkualitas baik seperti kain jaring atau kain yang bernapas dapat meningkatkan kenyamanan dan sirkulasi udara, mengurangi panas saat tidur.
Garansi dan Kualitas Produk:
Pilihlah merek springbed yang terpercaya dan memberikan garansi. Hal ini dapat memberi rasa aman jika ada masalah dengan kualitas atau kerusakan dalam jangka waktu tertentu.
Untuk memilih springbed yang berkualitas, Anda bisa mencoba produk terbaru Quantum Springbed yang merupakan hasil kolaborasi dengan Helmy Yahya.
Direktur Quantum Group, Yufardis, mengungkapkan pentingnya memberikan solusi tidur yang tidak hanya nyaman tetapi juga sehat.
Hal ini sejalan dengan kebiasaan banyak orang Indonesia yang lebih memilih membeli kasur di toko fisik. Dengan mencobanya secara langsung, mereka dapat memastikan bahwa kasur yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan kenyamanan dan selera pribadi.
"Kami sangat bangga dapat membuka showroom kedua kami di PIK 2 ini. Showroom ini bukan hanya sekedar tempat untuk membeli kasur, tetapi juga merupakan wujud komitmen kami dalam memberikan solusi tidur yang sehat dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.
Produk-produk yang dihadirkan di showroom ini dirancang dengan teknologi terkini dan bahan-bahan pilihan. Mulai dari latex alami yang memberikan kelembutan ekstra, hingga kasur orthopedic yang dirancang khusus untuk kesehatan tulang belakang, Quantum Group ingin memastikan bahwa setiap produk menawarkan manfaat nyata bagi penggunanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital