Suara.com - Zara Yupita Azra adalah nama yang belakangan ramai diberitakan dalam kasus bunuh diri Risma Aulia di Padang, Sumatera Barat. Zara Yupita Azra dilaporkan sebagai salah satu tersangka dalam kasus ini, terkait dugaan perundungan terhadap Risma Aulia di tahun 2024. Kini profil orang tua Zara ikut jadi gunjingan publik karena membela putrinya.
Ramai di media sosial X, akun @bambangsuling11 membagikan screenshot komentar Pipit Devitri, ibu dari Zara Yupita Azra menyebut Zara merupakan korban proses peradilan sesat. Menurut Pipit proses peradilan memaksa memunculkan tersangka demi tujuan tertentu.
Menurut pipit Risma, mahasiswa PPDS yang meninggal tersebut meninggal karena overdosis menyuntikkan obat, tetapi anaknya dituduh sebagai pembully. Kasus kematian mahasiswa PPDS yang terungkap karena bunuh diri ini pun ramai di media di tahun 2024.
Proses penyidikan mendapatkan bukti bahwa korban sering mendapatkan perintah yang tak masuk akal dari seniornya. Perlakuan itu mengarah pada tindakan pembullyan. Polisi menemukan dan menetapkan Zara yupita Azra, senior Risma Aulia sebagai tersangka pembullyan. Tindakannya telah mengarahkan Risma mengambil keputusan ekstrem.
Namun, penetapan Zara sebagai tersangka menuai reaksi geram dari publik karena diketahui UNDIP sempat akan meluluskan Zara lebih cepat dari seharusnya. Beredar di sosial media, Zara akan wisuda pada Agustus 2025. Publik berharap Zara mendapatkan hukuman.
Postingan dan keluhan Pipit, orangtua Zara pun tak luput dari perhatian publik. Salah seorang pengguna akun x mengkritik keras perilaku sang ibu. Menurut @satursnous, kelakuan seorang anak mencerminkan didikan orang tuanya, meskipun orang tuanya pintar perihal akademik, tapi kalau mendidik anak masih minus, sama-sama gelo.
Pernyataan sang ibu juga disanggah oleh netizen lain. Akun @daryldevimon mengatakan, “Memang benar pembuli dan pemeras Zara Yupita Azra tidak membunuh korban secara langsung, tapi dia telah membunuh jiwa korban, melukai psikis dan mentalnya dengan tekanan demi tekanan dari hari ke hari. Ini adalah penyiksaan keji! Harus ada pembalasan dendam yang setimpal.”
Atas protes publik, kelulusan Zara Yupita Azra pun dikabarkan ditangguhkan.
Profil Orang Tua Zara Yupita Azra
Baca Juga: IDI Geram! Oknum Residen Anestesi Bandung Bakal Dipecat, Ini Penyebabnya!
Khusus untuk profil orang tua Zara Yupita Azra, sejauh dari laporan media hingga hari ini (April 2025), belum ada informasi resmi atau terverifikasi mengenai siapa orang tua Zara Yupita Azra — baik nama, pekerjaan, atau latar belakang mereka. Informasi yang beredar masih lebih banyak fokus ke perkembangan kasus hukumnya, bukan tentang keluarga para tersangka.
Biasanya, dalam kasus hukum yang melibatkan anak di bawah umur atau remaja, identitas keluarga dijaga ketat oleh aparat hukum dan media untuk menghindari potensi pelanggaran privasi.
Perkembangan Kasus Bunuh Diri Risma Aulia
Berikut dirangkum perkembangan terakhir soal kasus bunuh diri Risma Aulia yang melibatkan Zara Yupita Azra sebagai salah satu tersangka, berdasarkan informasi hingga akhir April 2025.
1. Kronologi Awal.
Risma Aulia, mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand), ditemukan meninggal dunia di asrama rumah sakit pendidikan Unand pada Maret 2024. Risma diduga bunuh diri akibat tekanan berat, termasuk perundungan (bullying) dari senior dan rekan sejawat di lingkungan pendidikan.
Berita Terkait
-
Sudah Berulang Kali, Ini 7 Fakta Kasus Perundungan Dokter di RSMH Palembang
-
Rekam Mahasiswi Mandi Selama 8 Detik, Dokter PPDS UI Terancam 12 Tahun Penjara
-
Marak Kasus Pelecehan, Kemenkes dan Kemendikti Saintek Akan Rombak Sistem Pendidikan Kedokteran
-
Menkes Ingin Ada Pemeriksaan Psikologi Rutin Buntut Dokter PPDS Lakukan Pelecehan Seksual
-
UI Sesalkan Mahasiswanya Dokter PPDS Jadi Pelaku Pelecehan, Rekam Mahasiswi Sedang Mandi
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran