/
Rabu, 29 Maret 2023 | 11:32 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD. ([ANTARA])

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan RI, Mahfud MD menyatakan siap penuhi undangan DPR RI untuk memberikan klarifikasi terkait transaksi janggal Rp349 Triliun yang melibatkan Kementrian Keuangan. 

Hal itu ia ungkapkan di media sosial Twitter. Meski menyebut undangan diundur satu jam, Mahfud MD akan datang tepat waktu.  

"Sudah siap tiba di DPR sblm jam 14.00 WIB tapi ada info RDP Menko Polhukam/Ketua KNK PP TPPU dgn Komisi III DPR diundur menjadi jam 15.00," tulisnya di Twitter yang dikutip pada Rabu (29/3/2023). 

"Saya memaklumi, agenda DPR pasti padat, spt halnya agenda saya. Tapi jam 15.00 insyaallah saya sudah tiba di Gedung DPR," tulis dia. 

Sebelumnya Mahfud MD menyatakan siap hadir penuhi undangan dari Komisi III DPR RI. Bahkan ia menantang sejumlah Anggota DPR untuk hadir.   

"Bismillah. Mudah"an Komisi III tdk maju mundur lagi mengundang sy, Menko Polhukam/Ketua KNK-pp-TPPU. Sy sdh siap hadir. Sy tantang Sdr. Benny K. Harman jg hadir dan tdk beralasan ada tugas lain. Bgt jg Sdr Arteria dan Sdr. Arsul Sani. Jgn cari alasan absen," tulis Mahfud MD. 

Melihat hal itu, publik pun memberikan dukungan kepada Mahfud MD untuk datang ke DPR. 

"Pak, kalo jadi Presiden program utama bapak Penegakan Supremasi Hukum di segala bidang pemerintahan berani gak pak?  Presiden yang kemaren2 lemah kalo soal penegakan hukum, prestasi pembangunan dan ekonomi sih boleh lah. Tp Supremasi hukum di negri kita lemah banget," tulis netizen. 

"Saya juga sedang menunggu live nya Prof Mahfud dengan org dpr, mudah2an gak molor lagi, semoga nanti akan jadi terang benderang isu 300 T lebih ini, Semoga Sukses dan Sehat Selalu buat Pak Moh. Mahfud MD, pesan buat org dpr jgn nunda lagi ya," tulis netizen. 

Baca Juga: Erick Thohir Mulai Lobi FIFA: yang Paling Penting Konsekuensi yang Harus Diantisipasi

"Semangat pak @mohmahfudmd, bongkar dan kembalikan uang rakyat jika itu bisa anda lakukan hari ini , saya salah satu yg siap pilih anda jika anda menjadi capres," tulis netizen. 

Load More